Alasan Produsen Tidak Menggunakan Merek

Alasan Produsen Tidak Menggunakan Merek Dagang Sebagai Pengenalan Produk, Berikut Penjelasanya. Era Globalisasi Merupakan Era Di Mana Perkembangan Jaman semakin pesat. Banyak hal yang bisa digali oleh seseorang untuk menciptakan sebuah kreasi. Era globalisasi dengan perkembangan jaman yang semakin pesat juga diikuti oleh karakteristik generasi milenial yang haus akan perubahan dan sangat inovatif. Banyak hal yang dapat dikembangkan oleh generasi milenial seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat. Salah satu perkembangan jaman yang dimanfaatkan oleh generasi milenial adalah banyaknya produk baru atau bisnis baru yang dikembangkan akhir-akhir ini.

Alasan Produsen Tidak Menggunakan Merek

Adanya media sosial juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjual produknya. Terlebih, akhir-akhir ini semakin banyak marketplace yang dibuka secara online dan dikembangkan oleh perusahaan Start Up. Semakin banyak produk yang ditawarkan, maka semakin banyak pula merek yang terdengar di telinga kita.Kebanyakan usaha yang dikerjakan secara serius dan memiliki visi dalam berbisnis pasti memikirkan matang-matang soal penamaan produk atau pemberian merek pada produk tersebut.Seperti contohnya, ketika memutuskan untuk berbisnis di bidang pakaian, maka Anda dapat buat merk baju sendiri seunik mungkin.

Hal tersebut bertujuan untuk membuat konsumen mengingat produk Anda dan produk Anda mudah dikenali. Namun, ada beberapa produsen yang tidak mau menggunakan merek pada produknya. Alasan produsen tidak menyrtakan merek dagang pada produknya adalah mereka berpikir bahwa tugas mereka hanya sebatas membuat produk. Setelah itu, mereka menjualnya kepada yang memiliki merek dagang dengan harga yang cukup tinggi.

Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa produsen tidak menggunakan merek dagang pada produknya. Meskipun mereka dapat menjual produk tanpa merek dengan harga yang lebih tinggi kepada reseller yang memiliki merek, namun hal tersebut tidak sepenuhnya menguntungkan untuk produsen. Tidak adanya merek pada produk Anda biasanya membuat produk dihargai lebih murah oleh pasar dibandingkan dengan produk yang memiliki merek.

Jika Anda tidak memiliki merek dagang, produk Anda nantinya akan mudah diklaim mentah-mentah oleh pembeli atau reseller yang memiliki merek. Hal tersebut tentu saja akan membuat Anda dirugikan. Analoginya, jika Anda memiliki merek dagang pada produk, maka produk Anda akan di beri harga 3000 rupiah. Namun, jika Anda tidak memiliki merek, bisa saja produk Anda hanya dihargai 1000 rupiah.

Alasan Produsen Tidak Menggunakan Merek, Relevan kah?

Seperti yang sudah di sebutkan sebelumnya, pemberian merek tentu saja akan memberikan keuntungan yang lebih dibandingkan tidak menggunakan merek. Terlebih jika produk Anda ingin dikembangkan secara besar, tentu saja merk dibutuhkan. Alasan produsen tidak menggunakan merek juga dapat dipatahkan oleh fakta banyak merek juga dibutuhkan agar produk Anda tidak secara mudah di klaim oleh orang lain. Setelah memiliki usaha yang cukup besar, Anda dapat mendaftarkan merek produk agar bisa dilindungi.

Alasan Produsen Tidak Menggunakan Merek dagang

Setelah mendaftarkan merek dagang, tentu saja Anda bisa mendapatkan perlindungan dan merek bisa dipatenkan hanya untuk produk Anda.Setiap orang memiliki hak untuk memiliki merek. Menurut HKI (Hak Kekayaan Intelektual), hak merek merupakan benteng perlindungan dari HKI yang nantikan akan memnerikan perlindungan eksklusif pada pemilik merek. Perlindungan ini juga termasuk perlindungan produk yang dipasarkan.Apabila merek didaftarkan, maka merek tersebut paten menjadi milik produk Anda.

Satu hal yang harus diperhatikan adalah tidak semua merek wajib didaftarkan. Anda boleh tidak mendaftarkan merek untuk produk Anda, namun apabila produk yang dipasarkan sudah cukup laku di pasaran, sebaiknya Anda mendaftarkan merek dari produk agar memiliki perlindungan dan merek yang sudah didaftarkan tidak bisa digunakan oleh produk lain, setidaknya pada produk yang sama. Tentu saja, penjelasan ini sudah cukup kuat untuk mematahkan alasan kenapa produsen tidak menggunakan merek dagang pada produknya.

Mendaftarkan merek dagang pun memiliki prosedur yang harus ditempuh sesuai dengan kaidah yang telah ditentukan oleh HKI. Setelah Anda mengetahui prosedur dan kebutuhan kapan harus mendaftarkan merek, nantinya akan mendapatkan hak paten akan merek Anda. Ini tentu saja semakin menguatkan bahwa alasan produsen tidak menggunakan merek adalah keputusan yang salah. Bagaimana cara cek hak paten untuk produk Anda? Pertama, Anda harus memastikan bahwa merek yang didaftarkan belum dimiliki oleh produk lain dan tidak akan tertolak oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI).

Setelah itu, Anda diwajibkan untuk mendaftarkan dengan membawa persyaratan seperti Formulir Pendaftaran Merek, Contoh etiket merek minimal 20 lembar, membayar sejumlah uang untuk setiap 10 produk, surat pernyataan hak, fotokopi NPWP, dan KTP. Setelah berkas lengkap, Anda bisa membawanya ke HKI dan diproses paling lambat 9 bulan.Jika DJHKI menemukan kejanggalan, maka Anda akan dihubungi via surat. Demikian ulasan mengenai alasan produsen tidak menggunakan merek dagang pada produknya. Setelah membaca tulisan ini, semoga Anda menyadari betapa pentingnya menggunakan merek dagang.

    Chat WA