Apa Yang Dimaksud Dengan Kekayaan Intelektual

Apa Yang Dimaksud Dengan Kekayaan Intelektual Sebenarnya? Kekayaan Intelektual Secara Umum Memang Bisa Diartikan Orang Yang Mempunyai Kecerdasan Berlebih atau Tertentu, Dalam Arti Pintar dan Cerdas. Mungkin sebagian besar masyarakat akan mendefinisikannya sebagai golongan orang-orang berpendidikan tinggi. Dimana mampu bersekolah hingga jenjang S1, S2 atau bahkan yang paling tinggi yaitu S3. Akan tetapi, apa yang dimaksud dengan kekayaan intelektual bukanlah seperti itu. Melainkan segala hal tentang hasil produksi dari kecerdasan manusia yang sifatnya real atau nyata sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Misalnya saja penemuan di bidang teknologi, lirik lagu, karya sastra, karya tulis, gambar desain, karikatur, seni, musik, dan sebagainya. Intinya objek tersebut sifatnya asli serta murni, merupakan hasil dari daya pikir manusia itu sendiri.

Apa yang dimaksud dengan kekayaan intelektual itu sendiri berkaitan dengan Hak Kekayaan Intelektual atau HKI

Hak ini merupakan bukti kepemilikan suatu objek intelektual dari penciptanya agar tidak mudah di tiru atau dipalsukan. Di dalam Hak Kekayaan Intelektual sudah mengatur mengenai segala macam hal terkait hasil karya seseorang. Pentingnya HKI bagi para pencipta intelektual sangat diperlukan untuk menghindari tindakan kejahatan dalam bentuk pemalsuan. Tentunya jika Anda telah menciptakan suatu karya dengan susah payah, tidak ingin ada satu orangpun yang menggunakan karya tersebut bukan? Terlebih lagi sampai memalsukan atau mencatut nama Anda sebagai si pemilik dan menyebar luaskan hasil karya tersebut. Sudah jelas sekali kalau tindakan tersebut akan sangat merugikan karena telah menyalahgunakan apa yang telah Anda ciptakan dengan susah payah. Sekarang ini di negara Indonesia sendiri telah banyak sekali kasus-kasus penyebaran karya orang lain. Padahal jika dipikir-pikir, tidak semua orang dapat memiliki kekayaan intelektual. Hanya orang-orang tertentu saja yang mampu mendapatkan keahlian lebih, khususnya bagi mereka yang mau berusaha. Di Indonesia sendiri, ada hukum yang mengatur tentang hak dari kekayaan intelektual. Tujuannya tentu saja untuk melindungi hak cipta dari objek intelektual itu sendiri. Ada beberapa jenis hukum yang diterapkan, antara lain Hak Cipta serta Hak Kekayaan Industri. Apa yang dimaksud dengan kekayaan intelektual juga meliputi bidang yang sangat luas, salah satunya ekonomi. Tidak hanya lirik lagu ataupun karya seni dan sastra saja melainkan juga produk dan jasa yang telah dihasilkan oleh sebuah perusahaan. Contohnya saja seperti hak paten dari sebuah merk dagang, rahasia dagang, desain industri dan lain sebagainya. Kalau sudah mempunyai Hak Kekayaan Intelektual artinya hasil karya yang telah Anda ciptakan telah resmi dilindungi oleh hukum berlaku. Artinya jika ada orang yang menyalahgunakan dan memperjual belikan karya tersebut maka Anda dapat menuntutnya melalui jalur hukum.

Apa yang dimaksud dengan kekayaan intelektual bisa Anda temukan sendiri dengan mudah di dalam kehidupan sehari-hari. Anda dapat melihat seperti pada kaset CD dimana terdapat hukum kekayaan intelektual di cover nya. Di sana tertulis bagi siapapun yang memperbanyak dan memperjualbelikan kaset tersebut tanpa izin dan sepengetahuan pihak terkait maka akan dikenakan hukuman berat. Nah, ini merupakan salah satu contoh dari apa yang dimaksud dengan kekayaan intelektual. Dimana hasil karya dan pikiran seseorang di torehkan dalam sebuah benda berwujud nyata. Objek benda tersebut kemudian di apresiasi dengan cara diberikan perlindungan agar tidak dipalsukan dan di atas nama oleh orang lain. Contoh dari kekayaan intelektual lain yang bisa Anda temukan adalah seperti merk pakaian, sepatu, dan berbagai macam produk lainnya. Adanya label yang bertuliskan nama perusahaan, produk, kualitas dll merupakan bentuk Hak Kekayaan Intelektual atau HKI.

Itulah sedikit informasi dan penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan kekayaan intelektual. Dimana seseorang mampu menciptakan suatu karya atas kemampuan daya pikirnya sendiri dan dapat diakui oleh masyarakat luas. Objek intelektual itu sendiri akan memperoleh Hak Kekayaan Intelektual yang telah mendapatkan perlindungan secara hukum. Dengan begitu, tidak ada orang yang mampu meniru, memplagiat, serta mengambil keuntungan dengan cara memperjual belikan karya tersebut.

    Chat WA