Cara Membuat Brand Fashion Sendiri

Cara Membuat Brand Fashion Sendiri Seringkali Membuat Banyak Orang Kebingungan. Terlebih Lagi Jika Mereka Merupakan Pengusaha Pemula Yang Notabene Masih Awam. Adanya nama merek suatu barang merupakan hal penting dalam perusahaan. Seorang ahli bisnis bernama Alex Mulya yang merupakan konsultan di bidang branding mengatakan kalau merek adalah kompoten pinting dalam bisnis. Dia bahkan mengibaratkan kalau nama merek dan logo layaknya nama manusia.

Arti dari anggapan tersebut adalah memiliki makna dan tujuan seperti yang diharapkan oleh pembuatnya. Sama halnya seperti brand dimana mampu menunjukkan identitas dari produk fashion yang nantinya akan dijual. Bidang bisnis yang satu ini memang yang paling banyak diminati masyarakat, mulai dari usia dewasa bahkan anak muda. Salah satu tujuan kenapa banyak yang ingin mulai berbisnis berjualan pakaian adalah karena dapat memberikan keuntungan besar. Bahkan tak sedikit pengusaha menjadi sukses dan meraup untung puluhan juta rupiah dalam sebulan. Akan tetapi butuh perjuangan dan strategi bisnis yang tepat untuk meraihnya. Agar dagangan Anda menjadi laris manis, tentunya membutuhkan banyak konsumen yang membeli. Banyak sedikitnya konsumen bisa dipengaruhi oleh banyak faktor.

cara membuat brand fashion sendiri

Tak hanya masalah kualitas barang dan harga saja melainkan juga strategi pemasaran. Pemberian dan pembuatan nama brand sendiri juga termasuk dalam salah satu strategi pemasaran. Saat Anda berkeinginan membangun kerajaan bisnis fashion maka produk yang dijual adalah aneka jenis pakaian. Pada dasarnya pakaian harus memiliki label yang berisi brand atau merek. Anda pun bisa belajar bagaimana cara membuat brand fashion, atas nama pribadi sehingga diakui kepemilikannya. Dengan begitu akan ada banyak masyarakat yang memperhatikan dan mengingat nama tersebut. Jika puas maka mereka akan kembali dan membeli produk fashion Anda sekaligus mengenang nama brandnya.

Dengan mengetahui cara membuat merek fashion sendiri maka bisnis Anda akan memiliki ciri khas dan identitasnya sendiri. Adanya brand atau merek juga menunjukkan tentang kualitas dan image dari produk yang Anda tawarkan. Terlebih lagi jika kesan masyarakat positif dimana mampu memperkuat citra dari perusahaan. Ketika brand sudah mendapat kepercayaan dari mereka maka secara otomatis penjualan akan meningkat tajam.

Anda akan mendapatkan lebih banyak calon konsumen. Selain itu, merek juga mampu menjadi media pemasaran agar produk fashion  yang Anda jual dapat dikenal masyarakat luas. Ketatnya persaingan kualitas produk menjadi tantangan sendiri bagi para pengusaha. Hal ini disebabkan karena ada banyak sekali kompetitor dengan kemampuan tak bisa dianggap remeh. Bahkan meskipun mereka tergolong pemula dan baru terjun ke dunia bisnis fashion sekalipun.

Masalahnya sekarang ini teknologi dan fasilitas pemberi informasi semakin canggih. Dimana tiap orang mampu mengakses segala hal dalam satu waktu saja. Teknik dan pelajaran mengenai taktik bisnis pakaian pun sudah bukan rahasia lagi. Ini dibuktikan dengan makin banyaknya pengusaha muda dengan pemikiran lebih inovatif dan fresh. Mereka berhasil menghasilkan jenis usaha yang mampu menarik minat masyarakat ramai. Usia bisnis tersebut masih seumur jagung tetapi sudah mampu bersaing dengan para pebisnis profesional yang telah berpengalaman. Tentunya strategi yang diterapkan juga jitu, seperti modal, teknik promosi, dan yang paling penting menentukan brand atau merek. Sebelum seorang pengusaha fashion terjun ke lapangan dengan menjual berbagai macam jenis pakaian. Hal pertama yang menjadi perhatian calon konsumen adalah brand dari perusahaan tersebut. Oleh karena itu penting sekali mengetahui cara membuat  brand fashion sendiri sebelum mengenalkan produk pada masyarakat.

Dengan berbekal pikiran dan kreativitas, sebetulnya cara membuat brand fashion sendiri tidaklah terlalu sulit.

Namun ada beragam hal penting yang patut Anda perhatikan sebagai bahan pertimbangan. Tujuannya tentu saja agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan brand atau merek dagang. Pertama, tentukan terlebih dahulu nama yang akan digunakan. Bisa diambil dari kata-kata yang sifatnya unik, bahasa asing, nama orang, hewan, bunga, benda, tempat atau lokasi tertentu, dan sebagainya. Atau merupakan sebuah singkatan dari suatu kalimat tertentu.

Perlu diperhatikan juga kalau pemilihan nama disesuaikan dengan produk dan bidang usaha Anda. Jangan sampai melenceng atau tidak mempunyai hubungan sama sekali. Misalnya jika Anda menjual pakaian maka gunakan nama yang mempunyai arti atau makna tentang fashion. Kemudian jangan pula memakai kata terlalu panjang, cukup maksimal tiga suku kata. Hal ini bertujuan agar konsumen bisa mengingat dan membacanya dengan mudah. Kedua, buatlah logo dengan menyesuaikan produk yang Anda jual.

cara membuat merek fashion sendiri

Logo mempunyai peran penting untuk mempertegas makna dari brand itu sendiri. Cara membuat brand fashion sendiri yang ketiga adalah datang ke penjahit atau konveksi pembuatan label brand pakaian. Perhatikan pula bahan yang digunakan agar kualitas label tersebut tahan lama. Langkah terakhir adalah dengan memproduksi sendiri pakaian seperti celana, kaos, kemeja, rok, dan sebagainya. Jika ingin membuat dan menggunakan brand sendiri maka semua produk dagang harus asli buatan sendiri tanpa membeli atau meniru milik perusahaan lain. Jika kesulitan maka Anda bisa mencari informasi dan gambar desain pakaian di internet. Kemudian pakailah jasa konveksi agar tidak terlalu membuang banyak tenaga, waktu dan juga uang. Pasang label brand milik Anda sendiri pada bagian produk fashion seperti pada bagian leher, bawah, dalam, atau lainnya.

Itulah membuat brand fashion sendiri yang wajib diperhatikan oleh para pengusaha pemula. Bukanlah sebuah impian semata jika Anda ingin mencoba memiliki brand produk fashion atas nama pribadi. Dengan begitu Anda bisa mengajukan klaim terhadap kepemilikan merek dagang pada pemerintah, khususnya HKI. Hal ini dilakukan agar terhindar dari tindakan pemalsuan dan peniruan yang dapat merugikan bisnis Anda.

    Chat WA