Cara Membuat Usaha Dagang

Cara Membuat Usaha Dagang Harus Dilakukan Oleh Siapapun Yang Berniat Ingin Mendirikan Usaha Dagang (UD). Usaha Dagang Sendiri Merupakan Badan Usaha yang pemiliknya berjumlah satu orang begitu juga dengan sahamnya dimiliki satu orang. Di dalam UD, juga tidak ada pemisahan kekayaan baik kekayaan pribadi maupun usaha karena memang dimiliki sendiri. Sehingga jika usaha mengalami bangkrut, maka pemilik juga memiliki andil dalam kebangkrutan itu. Oleh sebab itu, segala rupa, aturan dan hukum juga bergantung dengan pemilik UD itu sendiri.

Hanya saja, jika Anda mempelajari lebih lanjut tentang cara membuat usaha dagang,

Anda akan mengetahui jika UD bukanlah badan hukum. Sehingga, dari sini Anda bisa membedakan antara UD dengan PT atau CV termasuk juga bagaimana cara pengurusan atau pembuatannya. Dari sini pula bisa dilihat keuntungan dari UD dibandingkan dengan yang lain yakni pemilik merupakan pemilik tunggal yang berhak atas apapun terhadap usaha yang dijalankannya dan tidak terikat dengan orang lain. Ibarat kata, pemilik memiliki kekuasaan penuh terhadap usaha yang dijalani.

Untuk membuat usaha dagang, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Pertama, Izin Domisili Usaha dari Kantor Satlak PTSP Kelurahan dimana UD akan didirikan. Ini adalah salah satu cara untuk membuat usaha dagang yang harus diperhatikan. Jadi, calon pemilik UD harus membuat surat yang ditujukan dan ditandatangani oleh RT dan RW. Ada juga Surat Pernyataan Persetujuan dari warga sekitar tentang pendirian UD tersebut. Persetujuan ini paling tidak didapatkan dari tetangga yang ada di depan, belakang, samping kanan dan kiri UD akan didirikan. Tentu, ini adalah langkah yang tidak jauh berbeda berbeda dengan cara pendaftaran merek dimana harus ada persetujuan atau izin domisili jika perusahaan berbentuk PT atau CV.

Kedua, Mengajukan NPWP atas nama sendiri. NPWP baru bisa dibuat setelah calon pemilik UD mengurus SKT atau Surat Keterangan Terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak setempat. Calon pemilik harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak untuk mendapatkan NPWP ini. Proses ini seharusnya tidak sulit karena mengurus NPWP ini bisa satu hari selesai.

Cara membuat usaha dagang

Ketiga dari langkah membuat usaha dagang adalah mengajukan SIUP pada Kantor Satlak PTSP Kecamatan setempat. SIUP atau Suat Izin Usaha Perdagangan harus dimiliki dengan memenuhi persyaratannya yaitu fotokopi KTP calon pemilik UD, fotokopi NPWP, Surat Keterangan Domisili, Neraca Perusahaan, Pas foto pemilik UD ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar dan izin lainnya yang terkait. Ini juga merupakan cara pendaftaran merek dagang yang harus dilakukan oleh siapa saja yang ingin membuat merek dagang yakni memiliki SIUP.

SIUP bisa diurus sendiri atau jika mengalami kesulitan, bisa memanfaatkan biro jasa karena pengurusan SIUP juga bukan hal yang mudah kecuali semua persyaratan sudah dipenuhi maka langkah berikutnya hanya mengisi formulir SIUP dan menandatanganinya di atas materai 6000. Terakhir, Pendaftaran Tanda Daftar Perusahaan atau TDP. TDP ini sesuai dengan UU No, 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.

Jika semua telah selesai, maka pemilik UD sudah bisa menjalankan usahanya. Hal yang perlu diperhatikan adalah tentang kelebihan dan kekurangan UD itu sendiri jika dibandingkan dengan PT atau CV. Setidaknya, dengan mengetahui lebih jauh tentang tatcara membuat usaha dagang maka calon pemilik UD bisa mengetahui lebih detail mengenai UD dan bentuk lainnya sehingga dapat menjalankan usaha sesuai dengan yang diharapkan.

    Chat WA