Cara Mendaftarkan Merek Baju

Cara Mendaftarkan Merek Baju, Sesungguhnya Adalah Langkah Pertama Yang Harus Anda Cari Informasinya Sebelum Mulai Menjalankan Bisnis Baju Tersebut. Sama seperti bisnis kuliner, salah satu bisnis yang menjanjikan return of investment dalam waktu singkat sekaligus laba yang besar adalah bisnis pakaian. Ini karena pakaian merupakan salah satu dari kebutuhan pokok sama seperti makanan. Tetapi tentu saja di masa sekarang ini fungsi pakaian sudah jauh lebih meluas dibandingkan fungsi utamanya yaitu sebagai penutup tubuh.

Cara Mendaftarkan Merek Baju

Bisnis pakaian di jaman sekarang ini berkaitan dengan trend fashion terkini dan gaya hidup. Mempunyai bisnis pakaian atau clothing line dengan merek sendiri tentu akan membuka peluang lebih besar bagi Anda untuk meningkatkan usaha dan penghasilan. Tetapi sebelumnya jangan lupa untuk melakukan cek merek yang sudah terdaftar yang dapat Anda lakukan secara online. Ini adalah fasilitas yang disediakan oleh Ditjen Hak Kekayaan Intelektual untuk memudahkan mereka yang hendak mengajukan merek dagangnya.

Manfaat melakukan penelusuran merek dagang ini adalah untuk mengetahui apakah brand yang Anda daftarkan telah dipatenkan sebelumnya oleh orang lain atau tidak. Upaya ini juga untuk menghindari tertolaknya pengajuan merek Anda sehingga menimbulkan kerugian baik secara waktu, tenaga, juga materi. Caranya pun sangat mudah, Anda tinggal hubungi konsultan merek kami.

Inilah cara mendaftarkan merek baju, sesuai persyaratan  yang ditetapkan:

Mengisi formulir pendaftaran sekaligus melampirkan dokumen-dokumen yang diminta.

Bila merek tersebut diajukan atas nama pribadi, maka dokumen yang diperlukan adalah

  • Surat Pernyataan Kepemilikan Atas Merek yang telah ditandatangani oleh Pemohon dan dilengkapi materai Rp. 6.000,-;
  • Surat Kuasa Khusus jika didaftarkan melalui Konsultan;
  • Foto copy KTP Pemohon;
  • Contoh desain merek yang akan diajukan patennya dalam bentuk softcopy;

Bila merek tersebut diajukan atas nama Badan Hukum atau Badan Usaha berupa PT, Yayasan, Koperasi, Firma, dan CV, maka dokumen yang harus dilampirkan adalah

  • Surat Pernyataan Kepemilikan Atas Merek yang telah ditandatangani oleh Direktur Utama/Direktur atau kuasanya dan dilengkapi materai Rp. 6.000,-;
  • Surat Kuasa Khusus jika didaftarkan melalui Konsultan;
  • Foto copy KTP Direktur Utama/Direktur atau kuasanya yang menandatangani Surat Pernyataan Kepemilikan Atas Merek;
  • Foto copy NPWP Badan Hukum/Badan Usaha;
  • Contoh desain merek yang akan diajukan patennya dalam bentuk softcopy.

Berkaitan dengan surat kuasa, bila Anda memberikan kuasa kepada orang lain untuk melakukan pendaftaran merek atas nama Anda setelah dilakukan cek paten merek semuanya dijelaskan dalam Jurnal Intellectual Property for Business Series No. 1 terbitan World Intellectual Property Organization Number 1. Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa secara umum orang yang ingin menggunakan sebuah merek atau memperbolehkan pihak lainnya untuk menggunakan merek milik yang bersangkutan maka dapat dilakukan pendaftaran merek.

Pengajuan paten merek tersebut dapat dilakukan melalui bantuan hukum atau secara individu. Bantuan hukum yang dimaksud adalah jasa konsultan HKI (Hak Kekayaan Intelektual). Dalam Pasal 7 ayat (2) jo Pasal 7 ayat (8) UU Merek bahwa pengajuan paten merek dapat diajukan melalui kuasa yang ditunjuk oleh pemohon. Nah, semoga informasi tentang tatcara mendaftarkan merek baju ini bisa membantu Anda dan menjadi referensi yang berguna. Semoga sukses dengan bisnis clothing line Anda.

    Chat WA