Cara Mendaftarkan Paten Merek

Cara Mendaftarkan Paten Merek Walaupun Banyak Dipandang Sepele Oleh Pengusaha Tetapi Sesungguhnya Adalah Pelindung Untuk Menjaga Bisnis Anda Tetap Langgeng. Dengan mempunyai merek yang telah dipatenkan, ini juga bisa menjadi salah satu strategi marketing usaha Anda. Branding bisa dikatakan berhasil bila konsumen sanggup mengingat produk atau jasa dari perusahaan kita. Perlu diketahui bahwa nilai waralaba yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah itu karena brand bisnis atau  perlindungan mereknya.

Cara Mendaftarkan Paten Merek

Dengan mempunyai merek yang terdaftar pada HKI (Hak Kekayaan Intelektual) setiap pihak yang ingin menggunakan merek tersebut harus “meminta ijin” kepada pemiliknya yang kemudian dikaitkan dengan royalty. Untuk menerapkan strategi branding sukses dalam bisnis yang pertama kali harus dilakukan pengusaha bahkan saat bisnisnya belum berjalan adalah mematenkan merek Anda.

Mungkin sebelumnya perlu diulas terlebih dahulu apa bedanya paten dan merek.

  • Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Ketetapan tentang paten ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2001 tentang paten.
  • Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susuan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

Merek merupakan salah satu Hak Kekayaan Intelektual yang oleh Negara dapat diberikan perlindungan. Untuk memperoleh perlindungan merek ini pemohon dapat mengajukan pendaftaran paten merek pada Ditjen HKI dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Tetapi sebelumnya Anda harus melakukan pengecekan daftar brand untuk mengetahui apakah merek yang akan Anda daftarkan sebelumnya telah digunakan oleh pihak lain.

Adanya kesamaan identitas produk yang disebut merek tentu akan membuat pengajuan Anda ditolak. Selain itu pengecekan daftar merek ini juga untuk menghindari terjadinya tuntutan hukum suatu saat kelak baik secara perdata atau pidana. Untuk melakukan pengecekan merek ini sangat mudah,Perlu diketahui bahwa pembajakan atau plagiasi atas sebuah merek diancam dengan hukuman denda mulai dari 200 juta rupiah hingga 1 miliar rupiah.

Berikut ini adalah cara mendaftarkan paten merek,

secara lengkap setelah Anda melakukan pengecekan daftar merek termasuk daftar brand clothing indonesia bila memang Anda hendak berkecimpung dalam bidang fashion item tersebut. Pemohon harus mengisi formulir permohonan (nama, alamat, kewarganegaraan, dan lain-lain) yang secara tertulis diserahkan kepada Ditjen HKI baik dilakukan sendiri atau dikuasakan.

Dokumen yang harus Anda lengkapi adalah:

  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) pemohon
  • Bila pemohon menunjuk seseorang untuk mengurus paten merek maka harus melampirkan surat kuasa
  • Pemohon menyerahkan 30 contoh merek produk dengan ukuran maksimum 9×9 cm dan minimum 2×2 cm
  • Pemohon menyiapkan daftar barang atau jasa dari perusahaannya yang mereknya akan dipatenkan
  • Surat pernyataan kepemilikan dari pemohon paten merek yang menyatakan bahwa merek yang didaftarkan benar-benar miliknya
  • Fotocopy NPWP bila paten merek diajukan oleh perusahaan

Selanjutnya Ditjen HKI akan memprosesnya dengan pemeriksaan formalitas dan substantive dan bila tak ada keberatan dari pihak lain atau paten merek Anda disetujui, maka akan diterbitkan sertifikan merek dalam waktu paling lambat 30 hari. Nah, demikianlah tatcara mendaftarkan paten merek sebagai referensi Anda.

    Chat WA