Cara Mendapatkan Hak Paten Merek

Cara Mendapatkan Hak Paten Merek, Inilah Pengetahuan Yang Harus Dimiliki Oleh Semua Pengusaha Bahkan Termasuk Yang Masih Pemula. Sayangnya, beberapa pengusaha memilih untuk menjalankan bisnisnya dahulu sebelum mendaftarkan paten mereknya pada Ditjen Hak Kekayaan Intelektual. Inilah beberapa alasan mengapa harus mendaftarkan merek produk Anda sehingga Anda memahami apa manfaat dari menjalankan prosedur ini.

  • Merek adalah pembeda atau ciri khas produk Anda dibandingkan produk lain.
  • Bisnis dan kompetisi adalah hal yang tak terpisahkan sehingga saat bisnis mulai berjalan baik dan lancar akan ada banyak plagiator. Bila Anda terlambat mendaftarkan merek produk Anda, mungkin saja pihak pesaing yang akan mendaftarkannya lebih dahulu.
  • Bila merek Anda telanjur didaftarkan oleh pihak lain, yang bisa dilakukan adalah rebranding. Tetapi ini bukanlah hal yang mudah karena butuh waktu lama, mahal, dan beresiko tak dapat dikenali oleh konsumen Anda.
  • Merek dapat dikatakan sebagai asset perusahaan yang non riil.
  • Negara memberikan hak eksklusif dan perlindungan bagi pemilik sebuah merek.
  • Anda berhak mendapatkan royalty dari orang lain yang menggunakan merek Anda.

Jadi Anda harus yakin bahwa bisnis Anda akan berkembang dan daftar hak cipta produk Anda sekarang juga.

Untuk cara mendapatkan hak paten merek  dapat dilakukan dengan memilih salah satu dari cara berikut ini:

  1. Langsung mendatangi Ditjen HKI
  2. Melalui Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI yang terdapat di seluruh wilayah tanah air.
  3. Melalui Kuasa Hukum Konsultan HKI terdaftar.

Secara umum HKI yang berkaitan dengan bisnis terdiri dari dua bagian, yaitu hak cipta atau copyright dan Hak kekayaan industry yang meliputi, paten, desain industry, merek, antisipasi praktek kompetisi yang curang, desain tata letak sirkuit terpadu, dan rahasia dagang. Cara mudah mendapatkan hak paten merek adalah dengan mengisi formulir yang telah tersedia dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4. Selain itu ada beberapa dokumen yang harus dilampirkan, yaitu:

Cara Mendapatkan Hak Paten Merek

  1. Surat pernyataan di atas kertas bermeterai cukup yang ditandatangani oleh pemohon bahwa yang bersangkutan adalah pemilik merek. Bila pengurusan paten merek dilakukan oleh orang lain, surat kepemilikan merek ini tetap ditandatangani oleh pemilik merek.
  2. Bila permohonan pendaftaran diajukan melalui kuasa, misalnya jasa pengurusan paten merek maka harus melampirkan surat kuasa khusus.
  3. Apabila pemohon adalah badan hukum, maka harus  dilampirkan salinan resmi akte pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisir oleh yang berwenang.
  4. Menyerahkan 24 lembar contoh etiket merek dengan 4 lembar dilekatkan pada formulir yang dicetak di atas kertas;
  5. Bila permohonan diajukan menggunakan hak prioritas, maka harus disertakan bukti prioritas asli dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
  6. Kopi kartu tanda penduduk pemohon.
  7. Bukti pembayaran lunas biaya permohonan.

Jangka waktu daftar hak paten sejak awal permohonan hingga terbitnya sertifikat merek adalah sekitar 18 bulan bila seluruh persyaratan telah dilengkapi dan tak terdapat keberatan dari pihak lain. Untuk mendapatkan informasi yang lebih detail Anda bisa mengakses situs resmi Ditjen HKI. Satu hal lagi yang penting untuk diketahui, sebelum mendaftarkan paten merek, lakukan penelusuran dahulu dengan mengakses data base Ditjen HKI untuk mengetahui apakah merek yang Anda rencanakan untuk dipatenkan sebelumnya tak dipatenkan oleh orang lain. Kesamaan ini bisa saja terjadi tanpa disengaja. Walaupun cara mendapatkan hak paten merek memang terdengar agak ribet, tetapi percayalah bahwa Anda akan memperoleh keuntungan yang lebih besar.

    Chat WA