Cara Mengajukan Paten Merek

Cara Mengajukan Paten Merek Saat Ini Sudah Menjadi Semakin Mudah Karena Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum Dan HAM telah mengadakan fasilitas daftar haki online atau daring. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kompetisi di tengah penerapan Masyarakat Ekonomi Asean. Sejumlah kebijakan pun telah diterbitkan terutama yang berkaitan dengan hak cipta, merek, dan paten di tahun ini sehingga seluruh produk dan jasa paten mereknya dapat dilakukan secara online. Bagi para pengusaha ini tentu merupakan kabar gembira karena dapat menekan biaya serta proses pengurusannya menjadi lebih efisien.

Cara Mengajukan Paten Merek

System baru ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyederhanakan proses pendaftaran merek. Bila dengan cara konvensional membutuhkan waktu hingga penerbitan sertifikat merek hingga sekitar 14 bulan, maka dengan cara yang lebih praktis ini bisa memakan waktu sekitar 8 bulan saja. Proses publikasi yang biasaya selama 3 bulan akan diperpendek menjadi 2 bulan saja dan pemeriksaan substantive yang biasanya membutuhkan waktu 9 bulan akan dipangkas menjadi 5 bulan saja. Untuk proses sertifikasi merek hanya membutuhkan waktu selama 30 hari saja.

Para pengusaha Indonesia yang ingin mengajukan paten mereknya untuk sejumlah Negara sekarang cukup daftar haki di Indonesia saja. Kementrian sedang dalam proses untuk bekerja sama dengan WIPO atau World Intellectual Property Organization yang berhubungan dengan database merek. Berkas-berkas pendaftaran cukup dikirimkan dalam bentuk digital saja karena seluruh pemberkasan akan menerapkan system e-filling. System tersebut juga merupakan cara mengajukan paten merek yang efisien karena tak membutuhkan dokumen yang terlalu banyak.

Selain meningkatkan efisiensi, system ini juga lebih dapat memberikan kepastian secara hukum. Ini tentu saja akan sangat membantu para pengusaha atau pemilik produk kekayaan intelektual yang berdomisili di luar kawasan Jakarta. Untuk hak cipta yang juga merupakan produk kekayaan intelektual, pendaftaran dapat dilakukan secara online karena tak membutuhkan proses pemeriksaan substantive. Pemilik produk hanya perlu mengisi formulir yang telah disediakan dalam situs resmi kementrian sebagaimana pengisian formulir pada pendaftaran paten merek konvensional. Pendaftaran paten merek yang merupakan bagian dari kekayaan intelektual menerapkan prinsip first to file sehingga perbedaan selisih dalam hitungan menit saja tak akan memungkinkan menddaftar dengan nama brand yang sama.

Secara umum hak paten artinya adalah hak eksklusif yang diberikan kepada Negara kepada creator atas hasil penemuannya pada bidang teknologi. Hak tersebut diberikan untuk jangka waktu tertentu dengan melakukan sendiri invensinya atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk menjalankannya. Jadi inilah prosedur mengurus ijin paten baik secara konvensional atau pun daring.

  • Mengajukan permohonan kepada Ditjen HAKI.
  • Bila pemohon telah memenuhi persyaratan maka akan dipublikasikan kepada masyarakat.
  • BIla tak ada keberatan atau klaim dari pihak lain maka dilanjurkan dengan pemeriksaan dan pemohon diwajibkan mengajukan permohonan pemeriksaan.
  • Proses selanjutnya adalah pemeriksaan substantive.
  • Bila permintaan paten merek disetujui berikutnya adalah penerbitan sertifikat paten.

Sebelum mengajukan paten merek dengan menerapkan cara mudah mengajukan paten merek perlu dilakukan penelusuran untuk mengetahui apakah merek yang ingin kita ajukan patennya mempunyai persamaan dengan pihak lain atau tidak. Bila ada unsur yang sama, permintaan paten merek akan ditolak sehingga Anda harus memulailagi dari awal. Ini tentu akan membuang waktu dan tenaga, bukan? Untuk melakukan penelusuran ini Anda dapat mengakses situs resmi HKI.

    Chat WA