Cara Mengecek Merek Terdaftar

Cara Mengecek Merek Terdaftar Idealnya Harus Diketahui Terlebih Dahulu Sebelum Mengajukan Permohonan Paten Merek. Dengan Melakukan Search Atau Penelusuran daftar merek termasuk daftar logo pada database merek DJHKI (Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual) Anda akan memperoleh gambaran apakah merek yang hendak Anda daftarkan telah digunakan oleh orang lain atau sedang diajukan oleh orang lain dan diproses pendaftarannya.

Cara Mengecek Merek Terdaftar

Yang dimaksud persamaan merek bisa secara keseluruhan atau intinya sama dengan merek milik orang lain. Berdasarkan ketetapan dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a dan b UU No.15 Tahun 2001 tentang Merek, permohonan pendaftaran merek tak akan diterima oleh Direktorat Jenderal bila Merek tersebut mengandung unsur-unsur:

  1. mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan / atau jasa yang sejenis;
  2. mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan / atau sejenisnya.

Persamaan yang dimaksud di sini adalah kemiripan yang disebabkan oleh unsur bentuk, susunan warna, cara penulisan, serta persamaan bunyi pengucapan. Bila merek dagang yang akan Anda ajukan mengandung unsur-unsur yang ada dalam kategori di atas, kemungkinan besar pengajuan Anda tak akan diterima. Manfaat lain penelusuran merek ini juga untuk menghindari adanya tuntutan hukum di kemudian hari baik secara pidana atau perdata dari pihak yang pemilik merek yang mempunyai kesamaan dengan merek produk Anda.

Cara mengecek merek terdaftar yang paling mudah adalah

dengan menggunakan fasilitas On-Line Data Merek Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktoran Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Anda bisa meminta tolong kepada konsultan hki terdaftar kami untuk mengetahui brand-brand apa saja yang telah terdaftar secara resmi. Alternatif lainnya untuk mengecek merek terdaftar adalah dengan menghubungi konsultan merek kami. Masih berkaitan dengan pendaftaran paten merek Anda juga dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada konsultan HKI untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

Seorang konsultan HKI harus memahami tentang UU Paten, UU merek, UU Hak Cipta, UU Desain Perindustrian, UU Perlindungan Varietas Tanaman, UU Rahasia Dagang, UU Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, serta menguasai hal-hal yang berkaitan dengan bidang-bidang teknik dan sains. Untuk menjadi seorang konsultan yang berkaitan dengan kekayaan intelektualitas ini harus mengikuti kursus yang diselenggarakan oleh Ditjen HKI yang merupakan kerjasama dengan universitas.

Setelah itu konsultan HKI bisa langsung membuka praktek setelah mengikuti pelantikan oleh Menteri Hukum dan HAM. Di Negara kita profesi ini mempunyai wadah yang disebut Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI). Hingga saat ini terdapat sekitar 700-an konsultan yang kebanyakan berpraktek di kota-kota besar seperti Ibukota, Surabaya, dan Bandung. Bagi para pengusaha, paten merek seharusnya menjadi prioritas Anda karena memberikan citra yang positif untuk perusahaan Anda. Ini membuat bisnis Anda terlihat professional dan terpercaya di mata konsumen atau calon konsumen. Selain itu paten merek juga akan melindungi bisnis Anda dari ancaman pembajakan merek. Nah, semoga ulasan tentang cara mengecek merek terdaftar ini bisa membantu Anda.

    Chat WA