Contoh Etiket Merek

Contoh etiket merek

Inilah Contoh Etiket Merek Yang Benar Dan Baik, Etiket Merek Adalah Contoh Merek Dalam Permohonan Merek Yang Akan Diajukan Kepada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Atau Biasa Disebut HKI. Dalam perohonan merek apabila di luar Negeri biasanya disebut drawing. Dalam sebuah surat permohonan pendaftaran merek biasanya dilampirkan etiket merek yang berwarna standar hitam dengan tulisan dan logo yang sama, tetapi sebenarnya etiket merek yang dicantumkan dalam sebuah surat permohonan merek harus mencantumkan segala warna seperti apa yang akan dipakainnya nanti. Etiket merek juga sudah diatur dalam perundang-undangan pasal 7 ayat 1 huruf d dan pasal 61 ayat 2 huruf b UU nomer 15 tahun 2011, yang membahas tentang merek dagang.

Contoh Etiket Merek

Contoh etiket merek dagang

Etiket merek juga bisa disebut sebagai nama dagangnya dan bukan nama generiknya, etiket merek yang sah dan disahkan oleh Ditjen HKI maka etiket merek tersebut dapat dilindungi dan diberi perlindungan oleh pihak Ditjen HKI. Ditjen HKI memang penentu dalam segala keputusan masalah etiket merek maka dari itu merek dagang yang baik dan benar adalah merek dagang yang diajukan sesuai dengan perundang-undangan. Pada dasarnya merek atau sebuah brand adalah penanda dari sebuah produk, semakin berkualitas merek atau sebuah brand maka semakin nilai daya jualnya produk barang juga semakin tinggi. Tidak semua jenis merek dapat didaftarkan, walaupun diluar negeri sebuah merek tersebut ada dan sudah terkenal tetapi di Indonesia merek tersebut perlu didaftarkan kembali. Maka dari itu perijinan dalam Ditjen HKI juga membutuhkan waktu yang lama, dimana tidak semua merek dapat tembus dan disahkan dalam perijinan oleh pihak HKI.

Etiket Merek

Disini saya akan memberikan sebuah contoh etiket merek dagang yang baik dan benar, dimana contoh tersebut semoga dapat memberikan ide atau inovasi serta informasi kepada anda.
Ketika merek dihadapkan kepada sebuah gambar contohnya saja gambar burung kepala garuda pada ikon pesawat garuda atau gambar kelinci pada ikon kacang kelinci juga salah satu bentuk merek dagang yang disahkan oleh HKI. Kata-kata atau sebuah nama seperti google, toyota dan mandiri adalah salah satu ikon nama sebuah perusahaan besar yang juga sudah disahkan oleh HKI.
Terdapat pula merek yang tidak dapat tembus oleh Ditjen HKI biasanya memiliki dasar yang jelas yaitu itikad pembuatan merek yang tidak baik atau buruk. Maksudnya adalah ketika sebuah merek contohnya saja semarang friend chiken dan apabila ada pihak kedua yang ingin membuat merek dengan nama yang sama dan barang produksi yang sama dengan tujuan ingin menjatuhkan pihak pertama maka hal itu termasuk itikad tidak baik dan melanggar perundangan-undangan tentang merek dagang.
Surat permohonan pembuatan merek dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk perusahaan kecil atau pengusaha individu yang ingin mengembangkan bisnisnya dan produknya dapat dilindungi secara hukum. Maka dari itu tidak salahnya apabila anda ingin mendaftarkan merek anda yang terpenting andalah anda harus yakin merek anda originil dan tidak ada kesamaan merek yang lain dan pastinya tidak melanggar hukum dan ketentuan tentang permohonan pendaftaran merek. Pendaftaran merek memang begitu penting apalagi pendaftaran merek memang dilakukan untuk tujuan memproteksi diri atau perusahaan dari hal yang tidak diinginkan.
Yang terpenting adalah ketika kalian mendaftarkan sebuah contoh etiket merek, maka merek yang baik adalah merek yang tidak ada unsur sara, buruk dan yang pasti tidak plagiat merek orang lain. Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat terimakasih.

    Chat WA