Contoh Hak Merek

Contoh Hak Merek – Merek Atau Dengan Kata Lain Yang Sering Disebut Dengan Brand Adalah “tanda Yang Dikenakan Oleh Pengusaha (pabrik, Produsen, Dsb) Pada Barang Yang Dihasilkan Sebagai Tanda Pengenal; cap (tanda) yang menjadi pengenal untuk menyatakan nama dsb.” (KBBI Online). Sedangkan menurut UU No. 15 Tahun 2001, merek tidak hanya tanda yang dikenakan kepada barang, melainkan juga merupakan tanda yang dikenakan pada barang maupun jasa. Tanda tersebut dapat berupa gambar, nama, warna, angka, huruf, dsb yang menunjang kegiatan perdagangan.
Sementara yang dimaksud dengan hak merek adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada perseorangan atau kolektif yang mendaftarkan mereknya, agar dapat mempergunakan merek tersebut, baik untuk digunakan sendiri maupun menyerahkan kepada orang lain untuk menggunakannya. Hak merek ini juga diatur dalam UU No. 15 Tahun 2001.

Contoh Hak Merek

Jenis merek sendiri sebenarnya diklasifikasikan ke dalam 45 kelas, baik itu berupa merek dagang untuk barang atau pun jasa. Mulai dari bahan kimia, cat, kulit, permainan serta alat-alatnya, konstruksi bangunan, pendidikan, sampai dengan jasa hukum. Tetapi, di sini tidak akan dibahas lebih dalam mengenai klasifikasi tersebut.
Contoh hak merek yang sering kita temui dan sudah populer di telinga adalah adidas, nike, coca-cola, matahari department store, mcdonalds, kfc, dan masih banyak lagi lainnya. Berbagai contoh hak merek tersebut dibedakan berdasarkan merek dagang, merek jasa, dan merek kolektif. Untuk mengetahui contoh hak merek lebih detail, berikut diuraikan mengenai perbedaan tiga kategori merek tersebut:

Contoh hak merek yang dapat digolongkan sebagai merek dagang ialah berupa merek-merek yang dilekatkan pada sejumlah barang dengan tujuan untuk diperdagangkan. Terdapat banyak contoh yang dapat kite temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:

Hak Merek

• Merek Sepatu: adidas, nike, all star, dagadu, homipad, carvil, new era, yongki komaladi, dan masih banyak lagi yang lainnya.
• Merek Tas: Louis vuitton, zara, the north face, realtree, bodypack, eiger, puma, reebok, serta lain-lainnya.
• Merek Pakaian: ripcurl, Macbeth, volcom, billabong, vans, siksilk, zara, guess, h&m, dan banyak lagi lainnya
Beberapa barang di atas merupakan beberapa contoh saja untuk sekian banyak barang yang sering kita gunakan di dalam kehidupan sehari-hari. Yang di atas itu merupakan beberapa barang yang setidaknya selalu melekat pada diri kita. Terbayang ya, sebanyak apa barang-barang lain yang tidak tersebutkan
Selain merek barang, terdapat juga merek jasa, seperti:
• Jasa Pengiriman Barang: tiki, western union, jne, dan jasa pengitiman lainnya.
• Jasa Transportasi Udara: Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Air Asia, Lion Air, dan lainnya.
• Jasa Keuangan: BNI, BCA, Mandiri, CIMB Niaga, Bukopin, dan banyak lagi
• Jasa Informasi: Kompas, Tempo, Pikiran Rakyat, Times, CNN, dan ribuan media lainnya.
Sementara itu, contoh hak merek yang bersifat kolektif ialah seperti
• Oriorio, biskuit yang menyerupai oreo
• Adadis, sepatu yang menyerupai adidas
• Bigcola, serupa dengan cocacola
• larutan cap badak serupa dengan larutan cap kaki tiga.
Produk-produk di atas memiliki karakteristik yang serupa, bertujuan untuk diperdagangkan dan memiliki pembeda dengan barang dan jasa yang sejenis.
Demikian yang disebutkan ialah merupakan beberapa contoh hak merek yang kerap kita temui pada kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita mengenai merek-merek yang notabene sangat melekat erat pada diri dan sekitar kita.

    Chat WA