Contoh Merek Yang Tidak Dapat Didaftarkan

Contoh Merek Yang Tidak Dapat Didaftarkan dapat Anda Jadikan Patokan Untuk Dapat Mengerti Dengan Mudah Bagaimana Seharusnya Merek Yang Tidak Dapat Didaftarkan tersebut. Sehingga dengan patokan itu bisa membantu Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak boleh dimiliki dalam sebuah merek jika memang Anda ingin membuat merek yang telah Anda buat itu bisa diterima pihak yang berwenang dan bisa didaftarkan. Setelah Anda mendaftarkan merek yang Anda buat itu maka merek itu akan mendapatkan perlindungan di hadapan hukum, sehingga tidak sembarangan orang bisa menggunakan merek itu tanpa persetujuan Anda sebagai pemilik hak atas merek yang telah didaftarkan itu.

Contoh Merek Yang Tidak Dapat Didaftarkan kemenkumham

Oleh karena itu dalam memilih merek tidak boleh gegabah, jangan sampai setelah Anda susah memikirkan tentang merek yang ingin Anda gunakan, ternyata merek yang telah Anda buat itu justru termasuk ke dalam merek yang tidak dapat didaftarkan. Tentulah akhirnya sia-sia saja usaha dan pemikiran yang telah Anda lakukan untuk membuat merek tersebut. Banyak merek terkenal justru hanya memiliki satu gambar atau bahkan satu huruf saja, namun justru dengan merek yang sederhana itu menjadikan produk atau jasa itu menjadi mendunia.

Siapa yang lebih kreatif akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan merek yang bisa berpotensi untuk membuat produk atau jasa itu menjadi lebih dikenal di masyarakat. Meski pun produk atau jasa yang Anda tawarkan masih seumur jagung namun hal ini sangat penting untuk mendaftarkan merek tersebut. Sebagian orang berpikir ketika merek yang dipakai telah banyak dikenal orang, maka Anda sudah merasa aman. Namun Anda salah, karena ketika merek tersebut tidak didaftarkan dan meski pun banyak orang yang sudah mengenalnya, namun ketika ada orang yang menggunakan merek tersebut Anda tidak bisa menuntutnya kembali karena tidak ada hukum yang melindungi merek tersebut. Kebanyakan orang merasa malas untuk mendaftarkan mereknya karena tentunya dalam mengurusnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, padahal ketika sudah didaftarkan nanti maka Anda bisa tenang tanpa takut ada yang menggunakan merek Anda tanpa izin.

Contoh merek yang tidak dapat didaftarkan adalah merek yang tidak memenuhi persyaratan

yang telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang atau dalam hal ini adalah Ditjen HKI. Apa saja yang membuat sebuah merek bisa menjadi contoh merek atau brand yang tidak dapat didaftarkan? Pertama jika ada yang hendak mendaftarkan merek tersebut dengan niatan yang tidak baik maka merek itu tidak akan dapat didaftarkan.

Contoh Brand Yang Tidak Dapat Didaftarkan

Misalnya ada seseorang yang hendak mendaftarkan merek dengan niatan hendak mengolok-olok perusahaan pesaingnya tentunya hal tersebut adalah sebuah niatan yang tidak baik yang bisa merugikan orang lain, ketika terdapat merek yang demikian maka tentunya pihak berwenang tidak akan bisa dan tidak akan mau mengurus pengajuan pendaftaran merek tersebut karena bisa merugikan orang lain. Atau ada juga yang hendak menggunakan merek tersebut dengan niat untuk merebut pelanggan dari pesaingnya.

Tentunya dalam bidang usaha, maka Anda akan menemui pesaing yang memiliki kesamaan segmen pasar dengan Anda, jika bersaing dengan sehat melalui kualitas produk atau jasa yang ditawarkan maka itu adalah hal yang baik, namun jika Anda bersaing dengan cara menjatuhkan pesaing Anda, maka itu adalah iktikad yang tidak baik. Namun dalam perjalanan Anda pasti akan pernah menemui pesaing yang demikian, sebelum terjadi hal yang buruk atau merek Anda diambil alih oleh pesaing Anda tersebut, maka Anda harus terlebih dulu mendaftarkan merek Anda sebelum terjadi adanya sengketa yang membuat Anda akan sulit untuk mendaftarkan merek tersebut.

Setelah itu hal lainnya yang bisa membuat sebuah merek tidak bisa didaftarkan adalah apabila merek yang hendak didaftarkan itu bertentangan dengan perundang-undangan, moralitas agama atau mengganggu ketertiban umum. Intinya dalam hal ini merek yang tidak dapat didaftarkan ini dianggap akan dapat merusak nilai-nilai dalam masyarakat sehingga dengan demikian tidak baik untuk dibuat menjadi sebuah merek. Pengajuan merek yang demikian akan susah didaftarkan karena ditakutkan akan menimbulkan pertentangan dan pertikaian dalam masyarakat serta bisa menimbulkan perpecahan.

Kemudian contoh merek yang tidak dapat didaftarkan lainnya adalah apabila merek itu sudah lebih dulu diketahui secara umum dan telah digunakan oleh masyarakat secara umum, contohnya saja gambar hati yang retak yang melambangkan patah hati tentunya sudah biasa digunakan dimana-mana secara universal, sehingga dengan demikian Anda tidak boleh menggunakan gambar itu lagi sebagai merek Anda karena secara umum masyarakat telah mengenal gambar tersebut dan sudah menggunakannya dalam kesehariannya.

Contoh Merek Yang Tidak Dapat Didaftarkan

Ditambah lagi jika logo atau huruf atau angka yang Anda gunakan sama sekali tidak memiliki hal yang spesial atau khusus yang membuatnya berbeda dari yang lainnya maka merek tersebut juga menjadi contoh merek tidak dapat didaftarkan. Misalnya saja Anda membuat merek Anda menggunakan tanda seru yang biasa saja layaknya tanda seru biasa maka tanda seru tersebut sama sekali tidak bisa didaftarkan sebagai merek dagang, begitu juga dengan angka atau huruf yang biasa saja juga tidak bisa digunakan sebagai merek.

Untuk itulah dalam hal pembuatan merek ini bukan hanya lambang, gambar atau namanya saja yang penting namun juga bagaimana Anda menampilkan merek itu juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Agar merek Anda bisa didaftarkan serta tidak ada kesamaan dengan merek yang lainnya. Apalagi jika Anda ingin merek Anda dikenal secara luas maka tentunya pembuatan mereknya harus benar-benar matang.

    Chat WA