Definisi Merek

Definisi Merek Perlu Diketahui Oleh Para Pelaku Bisnis Yang Memiliki Produk Baru Dan Ingin Memberikan Merek Untuk Produk Tersebut. Perlu Diketahui Bahwa Merek yang terdaftar di dirjen merek tidak hanya sebatas nama. Memang, suatu produk dapat dibedakan dengan produk lainnya melalui merek. Merek tersebut dapat dijadikan sebagai alat untuk memberikan pandangan tertentu dari para konsumen baik melalui periklanan maupun melalui promosi. Peranan sebuah merek tidak sekedar hanya menjadi pembeda sebuah produk tetapi tidak menutup kemungkinan dalam kondisi tertentu dapat menjadi asset yang memiliki nilai ekonomis.

Definisi merek

Merek menurut Kotler dan Amstrong adalah nama, pernyataan, tanda, desain, atau simbol untuk mengidentifikasi suatu produk dari seorang penjual atau perusahaan dan untuk membedakannya dari para kompetitornya. Sementara itu menurut Keegan merek merupakan rangkaian pandangan dan pengalaman yang kompleks di pikiran konsumen yang mengkomunikasikan tentang manfaat dari suatu produk yang diproduksi oleh suatu perusahaan. Selanjutnya menurut Kotler, merek adalah janji dari penjual untuk memberikan tampilan dan manfaat produk tertentu pada konsumen. Merek yang terbaik memberikan kualitas namun merek lebih dari hanya sekedar simbol.

Di sisi lain definisi merek yang dikemukakan dalam buku The Power of Brand

oleh American Association adalah istilah, nama, simbol, atau perpaduan dari hal – hal tersebut. Pemberian merek bertujuan untuk mengidentifikasi suatu produk agar berbeda dengan produk milik pesaing. Namun dalam pemberian merek atau nama untuk suatu produk sebaiknya tidak hanya sebagai simbol saja karena sebenarnya merek memiliki beberapa tingkatan pengertian. Pertama merek adalah salah satu atribut produk. Merek akan mengingatkan konsumen pada atribut – atribut tertentu misalnya gengsi, kualitas, nilai jual kembali, desain, dll. Sebagai contoh Mercedes Benz menyatakan merek yang mahal, dirancang dengan baik, mewah, tahan lama, dan masih banyak lagi. Sebuah perusahaan dapat memberikan satu atau beberapa atribut ini untuk menawarkan produknya.

definisi dari merek

Kedua merek mewakili manfaat dari produk yang ditawarkan. Jadi, sesuai dengan definisi dari merek, merek tidak hanya sekedar atribut. Ketika membeli produk, konsumen tidak membeli atribut melainkan manfaat yang dimiliki oleh produk tersebut. Atribut diberikan untuk dikembangkan lagi menjadi manfaat emosional atau fungsional. Ketiga adalah nilai. Sebuah merek juga menyatakan nilai dari produsen. Sebagai contoh Apple menyatakan produk dengan kualitas tinggi, bergengsi, tahan lama, dll. Dengan demikian produsen Apple juga mendapatkan nilai yang tinggi di hati masyarakat. Oleh sebab itu produsen harus mampu mengetahui kelompok pembeli gadget mana yang mencari nilai tersebut. Keempat adalah budaya. Suatu merek yang telah terdaftar di ditjen hki merek mewakili budaya tertentu.

Sebagai contoh, Mercedes mencerminkan budaya Jerman yang konsisten, terorganisasi, efisien, tingkat keseriusan tinggi, dan berkualitas. Kelima adalah kepribadian. Merek secara tidak langsung mencerminkan kepribadian tertentu. Suatu produk kadang menggunakan kepribadian figure publik untuk menopang atau mendongkrak merek produk mereka. Tingkatan yang terakhir adalah pemakai. Merek dapat menunjukkan seperti apa jenis konsumen yang menggunakan atau membeli produk tersebut. Sebagai contoh, merek Mercedes biasanya identik dengan kalangan atas. Dengan banyaknya tingkatan merek, definisi sebuah merek tentu tidak boleh dianggap remeh.

Jika sebuah perusahaan memperlakukan merek mereka hanya sekedar sebagai suatu nama, ini berarti perusahaan tersebut belum melihat tujuan mereka yang sebenarnya. Dengan adanya 6 tingkat pengertian merek tersebut, perusahaan wajib untuk menentukan identitas merek mereka akan diterapkan di tingkat mana. Hanya sekedar mempromosikan merek yang telah terdaftar di ditjen hki sebagai atribut tentu merupakan sebuah kesalahan. Mengapa demikian? Pertama konsumen tidak terlalu tertarik dengan atribut merek jika dibandingkan dengan manfaat yang dibawa oleh merek tersebut. Kedua, pesaing atau kompetitor dapat meniru atribut tersebut dengan mudah. Ketiga, atribut yang ada saat ini lama kelamaan artinya akan menurun sehingga dapat merugikan merek.

dirjen merek

Merek terdiri dari beberapa jenis. Jenis merek tersebut dibedakan berdasarkan fungsinya. Jenis yang pertama adalah merek dagang. Sesuai dengan namanya ini adalah merek yang digunakan untuk barang – barang yang dijual oleh individu atau kelompok atau badan hukum untuk membedakan dengan produk lainnya yang sejenis. Kedua adalah merek jasa. Ini merupakan merek yang digunakan untuk jasa atau layanan yang ditawarkan oleh seseorang atau kelompok atau badan hukum untuk membedakannya dengan jasa lainnya yang sejenis. Ketiga adalah merek kolektif. Ini adalah merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik sama yang dijual oleh kelompok atau badan hukum secara bersama – sama agar berbeda dengan barang dan atau jasa lainnya yang sejenis.

Tidak sama dengan produk sebagai barang yang diproduksi di pabrik, merek diketahui menjadi motif pendukung konsumen untuk memilih suatu produk karena merek tidak hanya apa yang ada di dalam produk atau kemasannya tetapi juga termasuk yang ada di benak konsumen serta bagaimana konsumen mengasosiasikannya. Setelah melihat definisi merek dan jenis-jenisnya, Anda tentu dapat menyimpulkan bahwa merek adalah hal yang sangat penting baik untuk produsen maupun konsumen. Dilihat dari segi konsumen, adanya merek memudahkan pembelian. Jika tidak ada merek, konsumen harus melakukan evaluasi terhadap semua produk yang tidak mempunyai merek setiap kali mereka hendak melakukan pembelian. Merek tersebut membantu meyakinkan konsumen bahwa mereka akan memperoleh kualitas yang konsisten saat mereka membeli produk tersebut.

Ditjen HKI merek

Dari segi produsen merek termasuk salah satu komponen yang dipromosikan. Merek dapat diketahui dengan mudah saat ditempatkan ke dalam suatu display. Merek memudahkan konsumen dalam mengidentifikasi suatu produk dan membuat konsumen yakin untuk mendapatkan kualitas yang sama bila membeli produk itu lagi. Ini berarti merek membantu konsumen agar tidak salah dalam memilih produk yang diharapkan oleh konsumen terkait harga dan kualitas. Merek membantu mengurangi perbedaan harga.

Alasannya, konsumen akan lebih mudah membandingkan harga dari sebuah produk dengan merek berbeda dan akhirnya produsen dapat menambah prestasi. Merek merupakan salah satu faktor yang biasa dipertimbangkan oleh konsumen untuk membandingkan produk – produk yang sejenis. Menurut Kotler, merek memiliki sejumlah peranan dan kegunaan bagi produsen, salah satunya adalah memudahkan penjual dalam memproses pesanan dan melakukan penelusuran jika terjadi kesalahan. Selain itu, produsen juga akan lebih mudah menemukan jika ada keluhan dari konsumen. Anda dapat mengetahui status merek dengan melihat di e status hki.

    Chat WA