Formulir Pendaftaran Merek

Formulir Pendaftaran Merek Adalah hal Pertama Yang Harus Anda Isi Ketika Ingin Mengajukan Permohonan Merek. Hampir semua pengusaha atau pebisnis di Indonesia sangat tertarik mendaftarkan brand atau merek dagangannya. Mendaftarakan nama atau merek dagang dari sebuah bisnis yang sedang dijalankan sangat penting sekali. Dengan adanya pengakuan HAKI atau Hak Atas Kekayaan Intelektual maka brand produk tersebut terlindungi secara resmi di bawah hukum yang berlaku di Indonesia. Terlebih lagi mengingat betapa maraknya kasus-kasus penipuan dan plagiarisme yang terjadi.

Formulir Pendaftaran Merek

Tentunya hal tersebut akan sangat merugikan baik untuk pihak perusahaan maupun masyarakat yang menjadi konsumen. Tak hanya itu saja, barang maupun jaga yang Anda produksi akan mendapatkan apresiasi penuh karena telah resmi terdaftar. Dengan begitu maka secara tak langsung juga bisa meningkatkan mutu produk serta memberikan keuntungan tersendiri bagi usaha Anda. Meskipun begitu, para pembisnis pemula seringkali menemukan hambatan ketika hendak mengajukan merek dagang atau hak paten.

Beberapa hal yang dipikirkan antara lain mengenai biaya yang mahal, takut mendapatkan penolakan permohonan, dan banyaknya syarat yang wajib dipenuhi. Kemudian juga terkadang merasa kebingungan ketika mengisi formulir pendaftarann brand yang harus dilengkapi di tahap awal. Pasalnya, Anda tak hanya mengisi kolom kosong yang berada dalam formulir tetapi juga melengkapi segala syarat dan ketentuan yang diminta pihak Dirjen HAKI.

Prosedur dalam pendaftaran di Dirjen HAKI memang banyak dimana Anda diminta mengisi formulir pendaftaran merek dan melengkapi berbagai macam syarat tertentu. Adapun persyaratan umum yang wajib Anda persiapkan antara lain surat kuasa, foto kopi KTP dan NPWP, contoh merek dagang, dan daftar barang maupun jasa yang didaftarkan. Namun sebelumnya ada formulir pendaftaran berisi keterangan pribadi serta produk. Formulir tersebut nantinya diketik, kemudian diperbanyak sejumlah empat buah.

Formulir Pendaftaran Brand

Karena proses pendaftaran terlalu rumit maka banyak juga masyarakat yang menggunakan jasa calo. Cara yang satu ini memang terbilang sangat praktis dan lebih efisien karena tak perlu buang banyak waktu serta tenaga. Akan tetapi resiko dan kerugian yang Anda dapatkan juga lebih besar, misalnya kehilangan banyak modal untuk membayar jasa calo tersebut. Kemudian Anda tidak akan mendapatkan pengalaman dan informasi penting mengenai hukum merek di Indonesia. Bukankah akan lebih bagus apabila mengetahui dan terjun langsung selama proses pembuatan sertifikat HAKI.

Tujuannya adalah agar Anda sebagai pemilik brand dagang mengetahui secara jelas bagaimana ketentuan, peraturan, dan jalannya hukum merek itu sendiri. Jadi ketika nanti sudah berhasil terdaftar di Dirjen HAKI maka Anda dapat menggunakan hak tersebut dengan benar dan sesuai. Sayang sekali apabila hanya memiliki hak sebagai pemilik brand suatu produk atau jasa. Akan tetapi Anda sama sekali tidak tau bagaimana cara menggunakan hak tersebut. Terlebih lagi ketika ada suatu masalah dalam perusahaan, seperti penipuan atau peniruan nama dan logo usaha.

Bagi pengusaha cerdas yang mengetahui hukum HAKI, tentunya hal tersebut tidak jadi masalah lagi. Berbekal informasi yang didapatkan selama mengikuti proses pendaftaran merek dagang maka Anda dapat menggunakan hak tersebut untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Untuk mendapatkan formulir pendaftaran merek dangang sangat mudah yaitu bisa diunduh melalui website resmi Dirjen HAKI. Dalam website tersebut ada beberapa file formulir yang wajib diisi dengan lengkap berisi data yang sesuai.

Dalam formulir pendaftaran merek terdapat berbagai macam hal yang harus diisi dengan sebenar-benarnya.

Formulir Pendaftaran Merek dan brand

Pada tahap pertama, Anda akan diminta untuk melengkapi informasi umum yang berisi merek dari produk ataupun jasa yang diajukan. Merek tersebut akan dibagi menjadi beberapa kelas yaitu sebanyak 45 kelas yang terdiri dari jenis barang dan jasa. Kemudian ada pula formulir yang berisi mengenai identitas atau informasi dari pemohon. Ada dua jenis pemohon yaitu atas nama individu atau perorangan dan badan hukum, misalnya P.T, C.V, dan sebagainya.

Terdapat kolom keterangan mengenai identitas seperti nama lengkap, alamat, kewarganegaraan, agama, kode pos, dan sebagainya. Selanjutnya ada bagian dari formulir mengenai keterangan atau informasi logo, desain, dan jenis merek barang dagangan. Pada bagian ini Anda juga wajib menuliskan informasi secara lengkap, mulai dari bentuk logo, warna, jenis tulisan, bahasa, gambar, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah agar tidak ada merek lain yang memiliki kesamaan dengan barang Anda. Jadi semua keterangan memang harus dituliskan dengan jelas dan lengkap agar menghindari plagiarisme.

Setelah semua pengisian formulir pendaftaran selesai maka masih ada banyak hal yang dipersiapkan. Salah satunya adalah berkas pelengkap seperti foto kopi data diri, list beserta deskripsi dan gambar produk, bukti pembayaran permohonan HAKI, surat kuasa, dan masih banyak lagi. Tak heran jika pihak Dirjen HAKI sendiri memberikan waktu selama kurang lebih dua bulan pada pemohon untuk melengkapi seluruh syarat dan berkas yang dibutuhkan.

Tak sampai di situ saja, Anda pun wajib memperhatikan segala bentuk penulisan permohonan merek dagang, seperti jenis font, size, rata kanan kiri, dan sebagainya. Kemudian jenis, ukuran, serta berat kertas HVS yang dipakai juga sudah ditentukan. Segala aturan tersebut bisa Anda lihat sendiri pada laman website resmi Dirjen HAKI.

Prosedur yang akan dilewati memang cukup banyak, bahkan Anda harus menunggu dalam waktu cukup lama. Namun tak perlu khawatir karena Anda dapat menggunakan jasa konsultan untuk membimbing selama proses tersebut berlangsung, termasuk cara melengkapi formulir pendaftaran merek.

    Chat WA