HKI Merek

HKI Merek Menjadi Suatu Hal Penting Yang Harus Diperhatikan. Di Indonesia Sudah Ada Aturan Hukum Yang Melindungi Karya Cipta Seseorang.yaitu undang-undang mengenai hak cipta nomor 6 tahun 1982 yang juga telah mengalami beberapa perubahan dan kini telah ditetapkan undang-undang yang baru dengan pemberlakuan selama 12 bulan sejak ditetapkannya undang-undang no.19 tahun 2002 ini. Merek memiliki peran sebagai suatu tanda yang membedakan jenis suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya dari perusahaan tertentu yang ada di pasar. Merek juga berlaku untuk barang atau jasa baik sejenis maupun tidak sejenis. Selain sebagai pembeda suatu produk dengan produk lainnya, merek juga dapat berfungsi sebagai aset sebuah perusahaan terutama yang memiliki nama besar atau yang berpredikat terkenal. Dengan memiliki sebuah merek, maka suatu perusahaan sudah memiliki karakter khusus dan sudah menjadi suatu produk atau jasa yang original karena customer dapat membedakan asal muasal, keterjaminan, dan kualitas produk tersebut. Setiap perusahaan yang sudah memiliki lebel atau merek akan melakukan suatu usaha untuk melindungi merek tersebut agar pihak lain tidak dengan semudahnya mencuri. Hak Kekayaan Intelektual HKI merek menjadi salah satu upaya yang dapat diusahakan untuk mencegah terjadinya hal tersebut. Para penegak hukum sudah sepatutnya melindungi upaya yang bisa saja dilakukan oleh oknum yang ingin memakai merek-merek dari perusahaan ternama.

hki merek

Untuk menjalankan bisnis dalam suatu negara, tanpa adanya perlindungan merek atau hak kekayaan intelektual HKI merek dagang dari badan hukum yang berwajib pada produk yang akan anda pasarkan kemungkinan besar kegiatan perdagangan yang akan anda jalani tidak akan berkembang. Beberapa hal yang dapat merugikan perusahaan baik dalam biaya yang besar maupun kecil dapat terjadi seperti pembajakan dan pelanggaran-pelanggaran merek yang dapat berdampak buruk pada kepercayaan konsumen. Merek merupakan bagian dari kekayaan intelektual HKI merek itu sendiri yang berperan sebagai sosok untuk suatu produk yang sangat dihargai dan bernilai bagi perusahaan. Dengan adanya peran tersebut, merek dapat menjadi ikon bagi kesuksesan perjalanan usaha yang dibangun yang dibarengi dengan berbagai usaha promosi yang ligat. Setiap perusahaan besar yang telah memiliki merek akan mempermudah para produsen yang ingin membeli nama baik yang digunakan sebagai jaminan mutu hasil produksi. Apabila merek sudah terdaftar biasa ditandai dengan simbol “tanda” dan melewati proses seleksi dari pihak atau lembaga yang berwenang. Indonesia sebagai negara hukum yang sangat pro dengan permasalahan ini juga telah banyak melakukan revisi terhadap undang-undang yang terkait. Hasil dari suatu merek ini merupakan jenis kekayaan yang dihasilkan dari produksi kecerdasan daya pikir yang dimiliki seperti seni, teknologi, karya tulis, yang nantinya berguna bagi manusia.

Semakin banyak anak bangsa yang memiliki usaha dengan mempunyai HKI merek trademark, dapat pula disimpulkan bahwa semakin banyak pengembangan kreativitas yang dilakukan sehingga keadaan perekonomian negara juga akan mengalami pertumbuhan yang baik. Kode yang diberikan saat pendaftaran merek dinyatakan berhasil yakni dengan simbol tanda ® atau registered setelah simbol atau tanda ™ (trademark) pada merek.

Tujuan dari perlindungan merek atau HKI merek brand yang di dapatkan oleh pihak perusahaan diantaranya:

  • Untuk melindungi berbagai macam investasi atau goodwill dalam merek tersebut biasanya diperoleh dengan cara mendaftarkan merek. Tujuan lainnya tidak lain untuk melindungi konsumen yang merasakan kebingungan akan asal-muasal dari produk anda.
  • Justifikasi perlindungan merek

Beberapa ahli berpendapat mengenai hal ini yaitu dengan adanya perlindungan hak merek dari kreatifitas, informasi, dan etis. Untuk bagian kreatifitas, argumentasi yang di dapat menjadi suatu hal yang lemah dikarenakan saat barang dengan merek dikembangkan oleh para pedagang, hubungan antara barang dan merek ternyata lebih besar dampak yang dihasilkan itu justru diciptakan oleh masyarakat dan pandangan konsumen. Jika citra yang diperoleh dari merek tersebut cukup baik, maka merek dapat menjadi imbalan yang besar atas suatu investasi. Sedangkan justifikasi mengenai informasi untuk perlindungan merek dapat meningkatkan efisiensi pasar karena merek akan digunakan pada kepentingan umum. Dengan hal ini, informasi yang masuk kepada konsumen akan mempengaruhi pembeli yang ingin membuat pilihan atas belanjaannya. Etis yang menjadi bagian terakhir ini memiliki argumentasi “anda akan memperoleh keuntungan yang besar dari nama baik merek besar”. Jadi alangkah baiknya anda menghasilkan kreativitas sendiri karena mengambil manfaat dari suatu hal yang tidak anda tanam tidaklah menjadi hal yang bisa dibanggakan.

    Chat WA