Jenis Barang Dan Merek Barang

Jenis Barang Dan Merek Barang Menjadi Salah Satu Bagian Dari Klasifikasi Dalam Menentukan Kelas Sebuah Produk Yang Akan Didaftarkan. Terdapat 45 Kelas yang membagi berbagai produk dan jasa sebagai bagian dari klasifikasi merek. Klasifikasi jenis barang ataupun jasa yang didaftarkan mereknya merupakan salah satu cara untuk memudahkan proses pendataan. Melakukan klasifikasi untuk menentukan kelas dari produk barang atau jasa yang didaftarkan ke Ditjen HAKI merupakan bagian dari proses mendaftarkan merek dagang agar hak atas merek tersebut dimiliki oleh pihak yang mendaftarkan. Kepemilikan merek dagang merupakan hal yang sangat penting dalam dunia usaha. Merek yang dapat terdiri dari nama merek dan logo merupakan cara memberi identifikasi pada produk ataupun jasa yang diperjualbelikan.

Jenis barang dan merek barang

Identitas produk tersebut menjadi penting bagi pelaku usaha yang ingin serius menekuni sebuah bisnis. Kepemilikan identitas berupa merek bisa sangat membantu kegiatan promosi dan menjaring konsumen setia atau pelanggan. Produk dengan merek yang melekat di kemasan atau di bagian produk dapat menjadi cara meyakinkan konsumen akan keaslian ataupun kualitas produk tersebut. Seorang konsumen yang telah percaya pada sebuah merek biasanya akan berusaha mencari merek tersebut atau menjadikan merek tersebut prioritas. Bahkan ketika merek tersebut mengeluarkan varian produk baru; kemungkinan besar pelanggan setia tidak akan banyak berpikir untuk juga membeli dan menggunakannya.

Membangun kepercayaan konsumen dapat lebih mudah dilakukan dengan memanfaatkan merek sebagai identitas sebuah produk. Produk perdagangan berupa jenis barang atau merek barang menjadi lebih mudah dikenali oleh konsumen dengan melekatkan label merek ataupun sekedar logo. Kegiatan promosi juga menjadi semakin mudah jika seorang pelaku usaha sudah memiliki merek dan logo. Identitas berupa merek dan logo dapat mempersingkat cara mendeskripsikan produk kepada khalayak umum baik itu secara visual, audio ataupun melalui media audio visual. Mayoritas dari kegiatan promosi berupa iklan televisi dan radio hanya dapat dilakukan jika pelaku usaha memiliki merek. Demikian pula dengan promosi berupa iklan visual yang akan jauh lebih efektif dan mengena jika melibatkan merek ataupun logo sebuah produk. Praktek promosi dengan memberikan berbagai bonus atau souvenir pada pelanggan juga akan lebih efisien dengan keterlibatan logo atau merek sebuah produk.

Penggunaan klasifikasi jenis barang dan merek barang

mendaftarkan merek dagang

pada proses pendaftaran merek juga dapat memudahkan proses jika pemilik merek tertentu akan mengeluarkan merek baru sebagai strategi segmentasi pasar. Adanya klasifikasi dilakukan oleh pihak Ditjen HAKI untuk memudahkan proses registrasi atau pendaftaran setiap produk yang diajukan mereknya. Pemilik produk dapat mempelajari produknya termasuk ke dalam kelas barang yang mana dengan cara mengunjungi situs Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Kemudahan mengakses data akan memberi banyak kemudahan dan juga efisiensi dalam pelayanan; salah satunya terkait pembagian kelas berbagai produk berupa barang ataupun jasa yang didaftarkan mereknya.

Kesadaran pelaku usaha akan manfaat merek memang meningkatkan minat untuk memiliki merek sendiri sebagai bagian dari strategi usaha. Sebuah perubahan positif yang menunjukkan perkembangan bagus iklim usaha di Indonesia. Pelaku usaha akan lebih mudah merumuskan strategi pemasaran dan analisis persaingan jika telah memiliki merek yang dijadikan identitas. Keberanian untuk memiliki merek sendiri juga menunjukkan keseriusan pelaku usaha dalam menjalankan usahanya.

Kemudahan untuk melakukan pendaftaran merek baik itu barang ataupun jasa juga menjadi hal lain yang meningkatkan animo pelaku usaha memiliki merek sendiri dan mendaftarkannya. Perlindungan hak merek dagang juga memberi manfaat besar bagi seorang pelaku usaha yang beresiko mengalami tindak pemalsuan oleh pihak pesaing ataupun pihak lain yang ingin memanfaatkan keuntungan popularitas sebuah produk atau merek. Kini menentukan klasifikasi kelas terkait jenis barang maupun merek barang sudah dapat dilakukan dengan sangat mudah. Cukup dengan mengakses situs Ditjen HAKI dan menemukan salah satu dari klasifikasi 45 kelas yang telah dibuat. Fitur pencarian juga akan memudahkan proses untuk menentukan produk atau jasa yang akan didaftarkan masuk ke dalam kelas mana dan sesuai dengan serial dan nomor dalam klasifikasi.

manfaat merek

Kepemilikan merek dagang kini bukan lagi sesuatu yang sulit didapat ataupun terkesan mustahil didapat oleh pelaku bisnis kelas menengah atau pengusaha kecil. Pemberian izin merk dagang dan hak berupa perlindungan oleh pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi warga negaranya yang menjalankan usaha. Salah satu bagian dari proses mendaftarkan merek adalah memastikan bahwa nama merek yang diajukan belum didaftarkan oleh pihak lain. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penelusuran nama merek yang akan didaftarkan. Melakukan proses penelusuran jenis barang dan merek barang bisa dilakukan dengan mengakses basis data milik Ditjen HAKI melalui situs resmi instansi tersebut.

Cara ini akan memudahkan pelaku usaha yang akan mendaftarkan merek agar tidak mengajukan permohonan pendaftaran merek dengan nama merek yang telah dipakai oleh pihak lain. Kemudahan untuk menghindari pengajuan nama merek yang telah dipakai dapat mempercepat proses pendaftaran dan pengakuan hak atas sebuah nama merek. Setelah mengajukan proposal pendaftaran nama merek dan menyerahkan syarat – syarat yang dibutuhkan untuk pendaftaran merek seperti sampel etiket merek dan fotokopi KTP atau NPWP; maka pelaku usaha yang mengajukan pendaftaran nama merek tinggal menunggu verifikasi dan keluarnya berita resmi dari pihak Ditjen HAKI. Kemudian melakukan pemeriksaan berita resmi yang dikeluarkan oleh pihak Ditjen HAKI untuk menyatakan menerima atau mengajukan keberatan atas berita resmi tersebut.

Izin merk dagang

Jika tidak ada keberatan dan pihak yang mengajukan pendaftaran merek menerima isi berita resmi; maka sertifikat kepemilikan merek akan dikeluarkan selambat – lambatnya 3 bulan setelah berita resmi dikeluarkan. Keterlibatan teknologi telah sangat membantu proses pendaftaran hak kepemilikan merek pada saat ini. Pelaku usaha dapat memperoleh informasi tata cara mendaftarkan merek hingga melakukan klasifikasi jenis barang dan merek barang dagang dengan bantuan internet. Kesulitan dalam pengajuan pendaftaran merek dapat dikonsultasikan dengan pihak – pihak yang kompeten. Kini telah ada banyak jasa dan bantuan hukum yang akan membantu proses pendaftaran merek ke Ditjen HAKI ataupun sekedar memberikan informasi. Kemudahan ini selayaknya meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya memiliki merek dan memperoleh perlindungan berupa payung hukum dari negara.

    Chat WA