Kekayaan Intelektual

Kekayaan Intelektual Itu Sendiri Adalah Sebuah Karya Cipta Yang Dibuat Oleh Manusia Untuk Dirinya Sendiri Atau Untuk Digunakan Banyak Orang. Saat ini kekayaan Intelektual yang dimiliki oleh seseorang dilindungi oleh undang-undang, dan bahkan mempunyai lembaga khusus yang menampung atau mengurus permasalahan tersebut, namanya adalah DGIP.
Apa itu kekayaan Intelektual
Hak kekayaan Intelektual (HAKi)atau sering juga disebut dengan kekayaan Intelektual adalah sebuah ide yang dimiliki oleh seseorang yang telah dituangkan ke dalam sebuah benda atau sesuatu, dan pastinya tidak boleh diduplikasikan oleh orang lain tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin si empunya ide. Ini yang menjadi landasan, mengapa penting sekali untuk membuat hak paten, agar seseorang yang menduplikasikan ide atau sesuatu tersebut tanpa izin dapat digugat.
Dengan adanya perlindungan dalam bidang HAKi ini, membuat setiap orang lebih menghargai karya cipta yang telah dibuat oleh seseorang, dan tidak sembarangan menduplikasi ide tersebut.
Jenis-jenis HAKi

Kekayaan Intelektual

Lalu apa saja jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual atau yang sering disebut dengan HAKi ini ! Berikut ini adalah beberapa diantarnya :

1. Hak Cipta
Hak cipta atau sering disebut dengan copyright ini adalah hak dari seorang pencipta untuk membuat salinan dari hasil ciptaannya tersebut. Si pembuat tentunya memiliki hak penuh terhadap salinan atas karya yang dibuat sebelumnya. Dengan demikian, si pembuat ini memiliki hak untuk menyalin ulang ciptaannya, menyerahkan produk hasil ciptaannya pada pihak lainnya, berhak untuk membuat produk derivatid, dll. Hak cipta ini akan berlaku, setelah produk hasil ciptaannya telah dibuat.
Hak cipta ini biasanya identik dengan karya cipta, seperti puisi, karya tulis, lukisan, gambar, komposisi musik, dll.
2. Hak Paten
Hak paten adalah hasil kekayaan Intelektual lainnya, dimana hak paten ini berbeda dengan hak cipta. Pada hal cipta, orang lain dapat membuat sebuah karya yang fungsinya mirip dengan karya orang tertentu, asalkan tidak dibuat berdasarkan karya orang tersebut. Tetapi dalam hak paten, seseorang, tidak boleh membuat sebuah karya apapun, yang cara kerjanya sama dengan ide yang telah dipatenkan sebelumnya.
3. Merek Dagang
Trademark atau nama lainnya merk dagang adalah sebuah nama dagang yang digunakan oleh para pebisnis untuk mengidentifikasi produk atau jenis layanan yang mereka buat. Yang termasuk ke dalam merek dagang ini adalah nama produk atau layanan, logo produk atau layanan, simbol, aneka gambar yang biasanya ada pada produk atau jenis layanan yang diberikan.
Merk dagang ini sendiri terdiri atas beberapa jenis, seperti :
– Merek dagang, biasanya digunakan untuk memperdagangkan produk tertentu yang dijual oleh seseorang, atau badan hukum tertentu.
– Merek jasa, biasanya digunakan untuk memperdagangkan jasa tertentu yang dijual oleh seseorang atau badan hukum tertentu.
– Merek kolektif, biasanya digunakan untuk memperdagangkan produk atau jasa yang sama oleh beberapa orang atau beberapa badan hukum tertentu.

Kekayaan Intelektual terdaftar

4. Rahasia dagang
Rahasia dagang atau trade secret, tidak seperti kekayaan Intelektual lainnya yang biasanya dipublikasikan pada umum. Hak kekayaan intelektual yang satu ini, seperti namanya tidak dipublikasikan pada umum. Karena sifatnya yang rahasia, maka hal seperti ini mempunyai perlindungan khusus, atas UU dengan no 30 tahun 2000, yang isinya tentang rahasia dagang, dan undang-undang ini sendiri berlaku mulai tanggal 20 Desember tahun 2000.
Si pemilik rahasia ini, dapat memberikan lisensi khusus pada beberapa orang yang dinilai layak untuk mendapatkan rahasia seperti ini.

    Chat WA