Logo Termasuk Hak Cipta Atau Hak Merek

Logo termasuk hak cipta atau hak merek dalam HKI, pasti masih menjadi pertanyaan besar bagi Anda. HKI atau Hak Kekayaan Intelektual merupakan padanan kata dari IPR (Intellectual Property Rights), yang mana diartikan sebagai hak yang untuk menikmati hasil dari suatu kreatifitas intelektual secara ekonomis. Jadi, intinya objek yang telah diatur dalam HKI merupakan karya-karya yang dilahirkan oleh kemampuan intelektual manusia.

Logo Termasuk Hak Cipta Atau Merek

HKI sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu Hak Cipta (copyrights) dan Hak Kekayaan Industri yang mencakup paten, merek, desain industri, Indikasi Geografis, desain tata letak sirkuit terpadu, rahasia dagang serta Perlindungan Varietas Tanaman. Sebagai salah satu bagian dari HKI, merek mempunyai peran yang sangat penting. Sebab, dengan adanya merek, produk-produk yang dihasilkan bisa dibedakan asal-usulnya. Merek juga dipakai di dunia periklanan dan pemasaran. Masyarakat sering mengaitkan image, kualitas atau reputasi suatu barang dan jasa dengan merek, sehingga bisa dikatakan bahwa merek merupakan kekayaan yang sangat berharga.

Dengan adanya merek, harga-harga barang bisa menjadi lebih mahal, bahkan lebih tinggi dari produsennya. Hak cipta merupakan hak kekayaan intelektual yang sangat erat kaitannya dengan merek. Hak Cipta ialah hak eksklusif pencipta untuk mengumumkan serta memperbanyak hasil ciptaannya. Perlindungan hak cipta ini bersifat otomatis dan berguna ketika suatu ciptaan atau produk tertentu diwujudkan dalam bentuk nyata.

Logo Termasuk Hak Cipta Atau Hak Merek

Menurut Undang-undang Hak Cipta No. 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta, logo termasuk hak cipta atau hak merek, selain karya-karya cipta di bidang seni, sastra serta ilmu pengetahuan seperti buku, pamflet, musik atau lagu, rekaman suara, gambar, foto, lukisan, program komputer, seni kaligrafi maupun seni ukir. Tapi, dalam beberapa hal, merk bersinggungan dengan hak cipta. Itu bisa terjadi karena pada beberapa jenis ciptaan, yakni logo, simbol, gambar atau foto dapat didaftarkan sebagai hak merek sekaligus hak cipta.

Logo termasuk hak cipta atau merek, jadi harus didaftarkan supaya tidak berpotensi bermasalah di masa depan. Logo sendiri ialah identitas perusahaan yang berbentuk visual dan diaplikasikan dalam berbagai sarana serta kegiatan. Logo juga bisa disebut dengan simbol, trademark (merek dagang) atau tanda gambar yang berfungsi sebagai lambang dan tanda pengenal. Logo yang baik harus mencakup beberapa pertimbangan berikut: Original dan Desctinctive, yakni memiliki nilai kekhasan, keunikan serta pembeda dari yang lain.

Legible atau dapat dibaca dengan baik walaupun diterapkan dalam ukuran dan media yang berbeda. Simple atau sederhana, yaitu mudah dimengerti dalam waktu singkat. Memorable atau sangat mudah diingat karena keunikannya dalam waktu yang lama. Easily associated with the company, logo yang baik mudah diasosiasikan atau dihubungkan dengan jenis usaha serta citra perusahaan. Easily adaptable for all graphic media, kemudahan memasang logo, baik yang menyangkut bentuk, warna maupun konfigurasinya pada berbagai media untuk menghindari kesulitan dalam penerapannya.

Logo Termasuk Hak Cipta Atau Hak Brand

Logo termasuk hak cipta atau hak merek

jadi harus bisa digunakan sebagai ciri khas yang mudah dikenal oleh publik, penunjuk karakter perusahaan, menginformasikan jenis usaha, merefleksikan cita-cita dan semangat perusahaan serta menumbuhkan kebanggaan para anggota perusahaan. Logo sendiri banyak jenisnya, yaitu logo berupa nama, logo nama dan gambar, logo inisial, logo nama dengan visual khusus, logo asosiatif, logo dalam bentuk kiasan dan logo abstrak.

Jika bimbang dengan pernyataan logo hak cipta atau hak merek, pemilik harus mendaftarkan logo untuk mendapatkan hak atas cipta dan hak atas merek sekaligus. Karena bisa jadi logo tertentu didaftarkan sebagai hak cipta, sementara ada orang lain yang mendaftarkannya sebagai hak merek. Potensi dualisme pemilikan atas ciptaan tersebut seringkali terjadi karena mekanisme pendaftarannya cukup berbeda.

Pada proses pendaftaran hak cipta, tidak ada pemeriksaan substantif, sehingga sangat mudah bagi pemilik untuk mendapatkan sertifikat atas ciptaannya. Dalam prakteknya selama ini, pendaftaran hak yang dilakukan oleh pelaku bisnis cenderung pada pendaftaran merek, bukan hak cipta. Pelaku bisnis sering mengabaikan pendaftaran hak cipta karena ingin berhemat. Padahal, sebenarnya biaya yang dikeluarkan untuk pendaftaran hak cipta tidak terlalu mahal. Kurangnya pemahaman tentang perlindungan hak merek dan hak cipta bisa menyebabkan sengketa.

Sebetulnya, perlindungan hak cipta hanya diterapkan pada komersialisasi ciptaan, yaitu karya yang mempunyai sifat khas dan menunjukkan keasliannya di ilmu pengetahuan, sastra atau seni. Jadi intinya, yang menjadi objek ialah ciptaan itu sendiri yang dijual melalui pengumuman dan perbanyakan. Sementara perlindungan merek memiliki tujuan untuk melindungi produk, baik berupa barang maupun jasa terhadap asosiasi yang salah mengenai sumber dari produk tersebut yang lalu akan melindungi produsen dan konsumen atas produk terkait.

Logo Termasuk Hak Merek

Dalam Undang-undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek, merek diartikan sebagai tanda yang berupa nama, kata, angka, huruf, susunan warna, gambar atau kombinasi dari itu semua yang mempunyai daya pembeda dan dipakai untuk kegiatan perdagangan. Perbedaan kedua perlindungan tersebut sering kabur, apalagi bila yang disengketakan merupakan logo termasuk hak cipta atau hak merek. Perlindungan ganda memang bisa dilakukan untuk logo yang dijadikan merek, tapi harus diterapkan sesuai kepentingan sebenarnya dari klaim yang diajukan oleh penggugat.

Hak cipta digunakan untuk melindungi ciptaan dari tindakan-tindakan yang melanggar hak eksekutif, baik hak ekonomi maupun hak moral atas sebuah ciptaan. Sedangkan hak merek digunakan untuk melindungi produk dari pemalsuan asosiasi oleh kompetitor yang bisa mengganggu penjualan serta reputasi produk tersebut. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda bisa mempertimbangkan untuk mendaftarkan logo sebagai hak cipta dan hak merek, sesuai kepentingan.

    Chat WA