Pendaftaran Hak Paten Online

Pendaftaran Hak Paten Online Adalah Cara Termudah Yang Bisa Dilakukan Dibandingkan Secara Manual Agar Anda Bisa Memiliki Hak Paten Dari Sebuah Produk yang Anda miliki maka mendaftarkannya menjadi keharusan. Bagaimana caranya? Artikel ini akan membahasnya. Mendaftarkan hak paten secara online akan lebih memudahkan prosesnya cukup hubungi konsultan hki kami. Jika memang Anda ingin menggunakannya maka Anda bisa meminta jasa kepada Konsultan Kekayaan Intelektual kami untuk bantu mendaftarkan merek atau hak paten milik Anda.

pendaftaran hak paten online

Namun memang membuat biaya mendaftarkan merek dagang akan semakin besar karena ada ongkos jasanya. Selain itu, menggunakan pendaftaran online ini ada ketentuan-ketentuan lainnya yang mungkin saja bisa memberatkan Anda. Meski memang bisa daftar secara online pada waktu kapan saja tapi prosesnya tetap akan dilakukan pada jam dan hari kerja.

Jika institusi Anda melakukan pendaftaran hak paten online maka pemrosesannya akan dilakukan pada hari Senin sampai Kamis dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, dan pada Jumat pukul 08.00 sampai 16.30 WIB. Pemohon bisa mengakses sistem apabila melakukan login terlebih dahulu berupa username dan password. Namun tidak bisa langsung membuat akun begitu saja. Anda harus mengirimkan Surat Produk Hak Terkait/e-hakcipta, dan Permohonan Registrasi Sistem Informasi Pencataan Ciptaan.

Isi semuanya dengan benar kemudian print dan kirimkan keduanya bersama dengan dokumen lampiran yang menjadi pendukung langsung ke Dirjen HKI. Kirim semuanya dengan menuliskan ini di amplop. Jika sudah dikirim dan diterima nanti Anda akan mendapatkan email balasan yang isinya mengenai username dan password yang bisa Anda gunakan. Setelah itu, pendaftaran hak merek bisa langsung Anda lakukan. Memang kelihatannya rumit tapi sebenarnya tidak. Dengan pendaftaran secara online ini lebih mudah dibandingkan secara manual.

biaya mendaftarkan merek dagang

Tunggu dulu, proses pendaftaran hak paten online belum selesai.

Anda langsung bisa memasukan username dan password yang telah diberikan. Selanjutnya, nanti Anda akan diberitahu bagaimana saja prosedur pendaftaran hak merek sampai selesai. Namun, perlu diperhatikan bahwa penulisan identitas dan produk yang akan Anda daftarkan harus benar. Kapasitas unggahan pun maksimalnya hanya 5 MB. Anda juga harus memilih apa jenis ciptaan yang Anda ingin daftarkan dan dicatat.

Dalam hal ini, jenis ciptaannya harus sesuai dengan yang diatur dalam UU. Proses selanjutnya adalah Anda harus membayar sejumlah biaya yang diminta, nanti Anda akan mendapatkan kode pembayaran. Satu kode pembayarannya hanya berlaku untuk satu pencatatan produk atau ciptaan yang ingin didapatkan haknya. Pembayarannya harus Anda selesaikan maksimal dua hari sejak tanggal dimintanya pembayaran, jika lebih dari itu maka masa berlaku kode pembayaran akan habis. Artinya, proses pendaftaran dan pencatatan akan gagal. Kemungkinan besar Anda harus memulainya dari awal. Anda bisa membayarkan biayanya langsung ke bank yang dituju, apabila proses pembayarannya dilakukan lewat teller bank maka Anda harus menyebutkan akan membayar MPN-G2 disertai dengan kode billing dari teller.

prosedur pendaftaran hak merek

Pembayaran ini akan terintegrasi dengan SIMPONI milik Kementerian Keuangan. Bank-bank maupun pos persepsi yang bisa digunakan karena sudah terintegrasi ada 25 buah. Antara lain, Bank DBS Indonesia, Deutche Bank AG, BPD Jatim, HSBC, Bank Panin, Bank Sumut, Bank Sumbar, Bank Sulut, BPD NTT, BPD Lampung, BNI Syariah, Bank Nusantara Parahyangan, BPD Riau Kepri, Bank Kalsel, Bank of Tokyo, Bank International Indonesia, BCA, BPD Jabar Banten, Citibank, PT Pos Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Jika masih bingung mengenai cara lebih lengkap mengenai pendaftaran hak merek silahkan hubungi kami.

    Chat WA