Pendaftaran Merek Usaha

Pendaftaran Merek Usaha Sangat Perlu Kamu Lakukan Jika Ingin Memulai Usaha. Dimana Lewat Merek Seseorang Akan Tanda Dengan Produk Yang Kamu Juall serta merek dapat menjadi pembeda antara produk kamu dengan produk yang lainnya. Seperti menurut David A. Aaker yang menyatakan bahwa merek adalah nama atau simbol  yang menjadi pembeda baik dari segi kemasan atau logo sehingga memudahkan seseorang dalam mengidentifikasi barang tersebut dengan barang yang dihasilkan badan usaha lainnya. Dalam menjalankan usaha tentu kita harus memiliki produk yang dapat dijual. Produk sendiri adalah segala sesuatu yang ditawarkan produsen ke pasar agar mendapatkan perhatian dari konsumen sehingga akan dibeli dan dipergunakan guna memuaskan kebutuhan atau keinginan dari konsumen.

Pendaftaran merek

Berdasarkan wujudnya, produk terbagi atas 2 yaitu berbentuk barang atau jasa. Produk-produk ini juga terjual dapat kamu temukan dalam bentuk online atau offline dimana terdapat beberapa produk yang telah menggunakan merek dagang.  Namun taukah kamu jika tidak semua merek dagang yang digunakan telah terdaftar. Alasan tidak mendaftarkan merek tersebut selalu terkait dengan dana yang akan dikeluarkan dalam mendafatarkan merek tersebut pada lembaga terkait. Padahal banyak sekali manfaat yang akan kamu dapatkan jika melakukan pengurusan pendaftaran merek. Karena seiring berjalannya usaha kamu maka akan muncul pesaing yang akan menggunakan merek yang sama. Jadi bayangkan saja jika selama ini penjualan yang kamu lakukan berjalan baik, tiba-tiba menurun karena munculnya pesaing dengan merek yang sama. Dimana kamu tidak dapat meminta kembali atau menuntut bahwa merek itu milik usaha kamu jika pesaing kamu itu telah mendaftarkan merek tersebut kecuali jika kamu sudah terlebih dahulu mendaftar merek tersebut.

direktorat merek

Pendaftaran Merek Usaha

Karena itu ada baiknya sebagai seorang pembisnis, kamu terlebih dahulu mendaftara merek kamu pada direktorat merek. Memang saat mendaftarkan merek kamu harus melengkapi berbagai macam persyaratan sehingga terkesan rumit dan juga memakan waktu yang lama, hal ini juga salah satu alasan dari orang yang malas mendaftarakan merek. Namun merek sendiri sangat kamu perlukan jika bisnis yang dijalankan ingin bertahan dalam jangka panjang. Karena merek merupakan salah satu motif pendorong untuk konsumen memilih suatu produk, sebab merek sama dengan identitas dari produk tersebut karena merek tidak hanya sekedar logo yang tertera pada produknya. Oleh sebab itu pada saat melakukan perencanaan awal menjalankan bisnis ada baiknya kamu membuat merek, tidak lupa pula tampilan merek haruslah menarik dan unik serta tidak lupa juga untuk kamu daftarkan.

Berdasarakan kriteria, produk barang dibedakan antar barang konsumen dan barang industri. Barang konsumen adalah barang yang dikonsumsi untuk kepentingan akhir seperti untuk rumah tangga atau individu dimana tidak diperjual belikan lagi untuk kepentingan bisnis. Berbeda dengan barang industri yang selain untuk dikonsumsi langsung namun juga melewati proses pengubahan atau dijual kembali. Barang konsumen terdiri dari convenience goods yang merupakan barang yang memiliki frekuensi beli yang tinggi, shopping goods yaitu barang yang proses pembeliannya konsumen memiliki kriteria berdasarkan harga, kualitas dan modelnya, specialty goods yaitu barang yang memiliki identitas merek yang unik sehingga para konsumen mau berusaha untuk membelinya. Karena itu barang jenis ini pelaku usahanya telah melakukan pendaftaran merek dan brand agar merek yang mereka punya tidak dicuri orang, dan unsought goods yang merupakan barang yang belum dikenal atau sudah diketahui namun konsumen tidak terpikir untuk membelinya.

Setiap barang ini tentu memiliki pesaing sendiri karena itu ada baiknya kamu untuk menciptakan merek sendiri dan melakukan pendaftaran merek pada direktorat haki. Karena jika suatu merek sudah terkenal dengan kualitas yang bagus di mata konsumen maka konsumen akan cenderung membeli merek tersebut dibandingkan merek lainnya. Bagi suatu perusahaan, semakin bagus citra merek yang dimiliki maka semakin kuat pula merek tersebut tertancap di dalam benak masyarakat sehingga memiliki pengaruh yang besar di dalam pasar. Namun jangan lupa, bahwa citra suatu merek juga dibangun dari segi pemasaran yang luas sehingga akan dikenal masyarakat serta dari kualitas barang yang bagus. Karena semakin bagus kualitas barang maka semakin positif juga untuk merek tersebut  sehingga akan menimbulkan rasa bangga karena menggunakan barang yang bermerek.

direktorat haki

Untuk produk jasa dibedakan berdasarkan 7 tingkatan yaitu segmen pasar contohnya salon kecantikan, tingkat kebewujudan seperti penyewaan mobil, keterampilan penyediaan jasa seperti dokter, tujuan organisasi jasa seperti bank, regulasi seperti jasa penerbangan, tingkat intensitas karyawan seperti mesin ATM, tingkat kontak penyedia jasa dan langganan seperti rumah sakit. Sama dengan produk barang, produk jasa juga harus diberikan merek seperti nama. Namun karena tidak memiliki bentuk, jasa hanya bisa dirasakan.

Dan juga bagus atau tidaknya produk jasa dapat diukur dari pemberian pelayanannya sudah baik dan memuaskan atau belum. Walaupun begitu produk jasa haruslah diberikan merek juga seperti nama. Karena itu jika kamu ingin mendirikan perusahaan jasa juga harus melakukan pendaftaran merek jasa. Kamu dapat mendatangi alamat haki untuk mengurus segala macam persyaratan. Sebelum mendaftarkan merek sebaiknya kamu melakukan beberapa tahap untuk mempermudah yaitu melakukan penelusurn merek, melengkapi persyaratan pengajuan permohonan, mengikuti prosedur pendaftaran merek, pemeriksaan formalitas dan pemeriksaan substantif, serta melakukan pemeriksaan kembali. Melakukan penelusuran merek sangat penting agar kamu dapat terhindar dari penolakan saat melakukan pendaftaran merek.

alamat haki

Kamu dapat mencari tahu lewat Google atau bertanya langsung dengan mengunjungi alamat  dirjen haki. Dirjen haki sendiri adalah bagian dari unsur Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang memiliki tugas untuk menyelenggarakan peremususan dan melaksanakan kebijakan pada idang kekayaan intelektual sesuai dengan ketentuan yang tertuang di dalam peraturan undang-undang.  Dimana fungsinya meliputi perumusan kebijakan pada bidang perlindungan hukum kekayaan intelektual, pelaksanaan kebijakan pada bidang perlindungan hukum kekayaan intelektual,  pemberi bimbingan teknis serta supervisi, merupakan pelaksana pemantau, evaluasi, dan pelaporan pada bidang ini, pelksana adiministrasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, dan pelaksana fungsi lain yang diberikan Menteri. Dengan adanya lembaga ini diharapkan dapat melindungi hak-hak mereka yang memiliki kekayaan intelektual.

    Chat WA