Penempatan Logo Yang Benar

Penempatan Logo Yang Benar Harus Menjadi Perhatian Semua Kalangan, Terutama Anda Yang Bergerak Di Dunia Bisnis. Meskipun bentuknya sangat kecil, namun manfaat dari logo ini luar biasa bagi bisnis Anda. Dengan adanya logo, bisnis Anda akan lebih mengena di hati masyarakat, terlebih jika bisnis Anda menghasilkan sebuah produk tertentu. Dengan kata lain, logo bisa dijadikan sebagai branch dari bisnis Anda. Sehingga, siapa pun yang melihat logo tersebut di mana pun berada, pasti akan mengingat produk Anda.

Penempatan Logo Yang Benar

Karena pentingnya peran logo ini, sudah barang tentu penempatannya pun tidak boleh sembarangan. Begitu juga dengan aturan pada saat pembuatannya, baik bentuk fisik maupun kontennya. Berikut ini beberapa hal terkait informasi aturan pembuatan dan penempatan logo.

# Aturan Membuat Logo yang Tepat Sasaran

Penempatan logo yang benar tidak bisa lepas dengan aturan saat membuat logo itu sendiri.

Sebab, setepat apa pun penempatan sebuah logo, jika tidak memenuhi semua aturan saat pembuatannya, tidak akan menghasilkan manfaat yang maksimal. Bahkan, bisa jadi akan menuai masalah ke depannya, baik bagi Anda sebagai owner maupun kredibilitas bisnis Anda sendiri. Oleh karena itu, penuhi terlebih dahulu semua aturan pembuatan logo berikut ini sebelum melakukan penempatan logo yang baik dan benar.

Penempatan Logo Benar

  1. Sebuah logo haruslah orisinil dan tidak sama dengan logo milik orang lain. Logo ini harus benar-benar hasil dari pemikiran yang matang sebelumnya. Dengan begitu, logo tersebut tidak akan menuai masalah di kemudian hari. Membuat logo yang sama dengan logo milik orang lain dan sudah dipatenkan bisa menyeret Anda ke ranah hukum. Meskipun hanya menggunakan sebagian dari logo lain dan mengombinasikan dengan logo Anda, sebaiknya tetap harus dihindari agar lebih aman.
  2. Hindari membuat logo yang bersifat menghasut atau bahkan melecehkan seseorang atau sekelompok orang. Sebab, logo merupakan hal pertama yang dilihat orang. Jika ada orang lain yang tersinggung karenanya dan terbukti mempunyai sifat menghasut atau melecehkan, maka Anda akan berurusan dengan pihak yang berwajib.
  3. Membuat logo haruslah yang dapat mengilustrasikan secara global tentang perusahaan tersebut. Pada umumnya, orang akan menggunakan sebuah lambang yang cukup unik dan mampu menceritakan banyak hal tentang perusahaan tersebut. Sebagai contoh, logo “centang” yang bisa melambangkan kebersihan, kegesitan, peningkatan, dan sebagainya. Tak heran jika lambang seperti ini banyak digunakan untuk bisnis yang bersangkutan dengan kebersihan atau olahraga yang melambangkan kegesitan. Agar bisa membedakan dengan logo centang yang lain, biasanya akan diberi beberapa inovasi lain agar tampak berbeda.

    Penempatan Logo Yang Baik dan benar

  4. Meskipun menggambarkan perusahaan secara global, sebuah logo hendaknya dibuat yang sederhana saja. Hal ini dimaksudkan agar orang lebih mudah untuk mengingatnya. Hindari membuat logo yang menggunakan lebih dari tiga warna.
  5. Jika terdapat teks di dalamnya, usahakan membuat tulisan yang mudah untu dibaca. Dalam hal ini, Anda harus pandai-pandai memilih jenis maupun ukuran font. Begitu juga dengan warna font yang pastinya harus lebih nampak daripada warna background.
  6. Pastikan logo dapat dibuat dalam berbagai ukuran. Dengan begitu, Anda bisa menggunakannya dalam berbagai keperluan tanpa harus mengubah-ubah ukuran lagi.
  7. Pastikan logo dapat diterapkan dalam berbagai tempat dengan kondisi atau keadaan yang terlihat sama.
  8. Hindari membuat logo dengan menyertakan gambar kartun atau clipart yang sebelumnya sudah mempunyai arti tersendiri.

# Di Manakah Sebaiknya Logo Diletakkan?

Penempatan logo usaha yang benar pada dasarnya sangat tergantung dari kreativitas si pengguna logo itu sendiri. Di tempatkan di mana saja, asal mendukung bisnis dan tujuan dari pemasangan tersebut tercapai, itu sudah lebih dari cukup. Namun begitu, pada umumnya orang menempatkan logo di beberapa tempat berikut:

  1. Bagian atas sebelah kiri halaman jika dicetak pada kertas atau banner. Alasan dari penempatan ini karena orang, khususnya masyarakat Indonesia, biasanya membaca sesuatu dimulai dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah.

    Penempatan Logo Yang paling Benar

  2. Bagian atas center halaman. Biasanya, beberapa instansi juga menerapkan penempatan logo seperti ini. Namun, logo ini berdiri sendiri, tidak ada teks di samping kanan maupun kirinya. Tulisan baru dimulai di bawah logo. Alasan penempatan ini juga tidak jauh berbeda dengan alasan sebelumnya. Orang cenderung membaca dari atas ke bawah.
  3. Bagian bawah halaman. Namun, peletakan ini sangat jarang digunakan orang. Biasanya, penempatan ini dilakukan jika perusahaan tersebut hanya sebagai sponsor sebuah acara. Tapi, ada juga yang memang sengaja memasang logo di bagian bawah spanduk dengan maksud logo tersebut lebih jelas saat dilihat dari bawah daripada diletakkan di bagian atas spanduk.

Pada intinya, Anda bebas mengkreasikan sendiri sesuai dengan fungsinya. Tidak ada aturan baku dalam hal ini. Silakan Anda berkreasi sendiri dalam penempatan logo yang benar menurut versi Anda sendiri.

    Chat WA