Hak Merek Dan Contohnya

Hak merek dan contohnya menjadi hal yang cukup banyak ingin diketahui oleh pelaku bisnis pemula yang baru merintis usaha dan ingin mematenkan hak merek dagang mereka agar berkekuatan hukum. Dukungan pemerintah terhadap usaha menengah dan kecil membuat semakin banyak orang yang berani untuk memulai usaha sendiri baik itu dengan menggunakan sistem waralaba atau menggunakan merek produk yang sudah terkenal ataupun memulainya dengan merek sendiri.

Merek merupakan tanda yang bisa berupa gambar, kata, gambar, huruf-huruf, angka, warna atau susunan kombinasi seluruh unsur tersebut yang mempunyai daya pembeda yang dipakai dalam aktivitas perdagangan baik produk barang maupun jasa. Sedangkan menurut David A. Aaker merek merupakan nama ataupun simbol yang sifatnya untuk membedakan atau mengidentifikasi sebuah produk atau jasa yang bisa terdiri dari logo, cap atau kemasan dari sebuah usaha baik yang berskala kecil maupun besar.

Pengertian Hak Merek Dan Contohnya

Dibawah ini akan kami bagikan informasi tentang pengertian hak merek dan contohnya.

Perbedaan Pengertian 3 Macam Merek
Merek memiliki 3 macam jenis, berikut ini merupakan 3 macam merek dan perbedaannya, yaitu :
1. Merek dagang
Merek yang dipakai pada produk barang yang diperdagangkan oleh seseorang ataupun badan usaha untuk menjadi pembeda dengan barang sejenis. Contohnya merek “Nike” yang merupakan merek perlengkapan olahraga.
2. Merek jasa
Merek yang dipakai pada sebuah usaha yang menawarkan jasa yang dijalankan oleh seseorang atau badan usaha untuk membedakannya dengan jasa yang sama (sejenis). Contoh merek “JILC” yang menawarkan jasa les privat.

Pengertian Hak Merek

3. Merek kolektif
Merek yang dipakai pada sebuah produk barang atau jasa dengan karakteristik yang hampir sama dengan yang diperdagangkan dengan badan hukum secara bersama-sama agar dapat membedakan dengan barang atau jasa sejenis.

Fungsi Merek Dalam Persaingan Usaha
Salah satu cara yang digunakan oleh pemilik usaha atau produsen untuk melindungi produknya adalah dengan memberikannya merek, Hal ini penting untuk melindungi kualitas produk dari produk sejenis.

Berikut ini beberapa fungsi merek dalam persaingan usaha, yaitu :
– Menjadi pembeda
Dalam dunia usaha persaingan merupakan hal yang lumrah, maka dari itu untuk membedakan antara produk atau jasa yang Anda jual dengan produk produsen lain.
– Jaminan reputasi
Sebuah produk yang bermutu dan populer di masyarakat tentunya akan memiliki pelanggan yang loyal, maka untuk menjaga reputasi dan kualitas produk atau jasa tersebut maka produsennya memberikan merek agar lebih mudah dikenali oleh para pelanggan, dan menjadi jaminan kualitas produk.
– Promosi
Sebuah merek akan mudah dikenal oleh masyarakat, terutama konsumennya, maka untuk menarik perhatian masyarakat yang lebih luas dan memperluas jangkauan pemasaran sebuah “merek” dari sebuah produk atau jasa dapat mempermudah usaha untuk mendominasi pasar, karena biasanya merek lebih mudah diingat oleh masyarakat.
– Investasi
Setiap usaha membutuhkan modal baik berbentuk uang maupun peralatan produksi, maka untuk menarik investor baru baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri merek yang sudah terkenal dimasyarakat akan lebih mudah mengundang minat para investor.
Contoh fungsi merek tersebut diatas bisa kita lihat pada merek mie instan “Indomie” yang sudah sangat terkenal di masyarakat, bahkan banyak orang yang menyebut merek tersebut saat akan membelinya dibandingkan dengan menyebut mie instan. Hal ini membuktikan bahwa merek tersebut telah berhasil merebut perhatian masyarakat karena kualitasnya, secara tidak sengaja telah dipromosikan dan tentu saja akan lebih mudah menarik perhatian investor.
Demikianlah pembahasan tentang pengertian hak merek dan contohnya, semoga bisa memberikan tambahan informasi yang bermanfaat. Lindungilah nama merek usaha yang anda jalankan, hubungi konsultan merek kami segera.

    Chat WA