Strategi Membangun Brand

Strategi Membangun Brand Adalah Hal Yang Perlu Dipikirkan Oleh Para Pelaku Usaha Agar Brand Produknya Dapat Dikenal Oleh Masyarakat Luas. Branding memiliki peranan yang penting karena menjadi identitas produk yang Anda tawarkan sekaligus menumbuhkan loyalitas konsumen. Jika seseorang sudah cocok dan familiar dengan suatu brand, biasanya mereka tidak akan mudah berpindah ke brand lainnya.

Strategi membangun brand

Bagi sebagian orang, kadang brand juga dianggap sebagai identitas diri. Tetapi perlu disadari bahwa kecocokan konsumen tidak hanya berasal dari nama produk tetapi juga pelayanan yang memuaskan dan kualitas dari produk itu sendiri serta harga yang masuk akal. Jika konsumen yang merasa puas terhadap produk semakin banyak, maka nilai jual sebuah brand juga akan semakin tinggi. Jadi selain melakukan daftar paten terhadap brand milik Anda, ada beberapa strategi lainnya yang diperlukan dalam membangun sebuah brand.

daftar paten

Pertama, brand yang Anda bangun harus sederhana dan bermakna. Menurut salah satu hasil survey marketing, segmen konsumen yang berusia muda atau remaja cenderung memilih produk dengan brand asing atau terkesan asing. Tetapi bukan berarti nama-nama lokal tidak diminati. Yang paling penting, pilihlah nama brand yang sederhana sehingga mudah diingat dan diucapkan. Sebaiknya Anda memilih brand yang mempunyai arti tertentu. Jika Anda tidak mau repot, Anda dapat menggunakan nama sendiri seperti Nyonya Meneer, Yves Saint Laurent, dll.

Untuk meyakinkan brand yang dibuat, Anda sebaiknya juga menggunakan logo pada brand tersebut. Ciptakan logo visual sesuai dengan brand dan produk Anda. Kehadiran logo ini membantu brand yang dibuat terkesan lebih istimewa dan mewah. Logo juga berperan sebagai identitas bisnis yang Anda kembangkan dan membentuk komunikasi lewat tanda yang mudah diingat dan dipahami oleh setiap orang. Melalui logo tersebut, Anda dapat menciptakan sebuah komunikasi lewat tanda yang mudah diingat dan dipahami oleh setiap orang tanpa dibatasi bahasa.

Hal lainnya yang tidak kalah penting dalam strategi membangun brand adalah

daftar paten Indonesia

menentukan target pasar yang tepat. Pertimbangkan siapa saja sasaran utama bisnis Anda. Jika target pasar yang dipilih adalah segmen menengah ke atas, image yang harus dibentuk tentu adalah produk yang mewah. Para pelaku usaha kecil kadang kebingungan dalam menentukan target sasaran utama mereka. Mereka kerap terjebak ingin memenuhi kebutuhan klien kelas atas sekaligus golongan kelas menengah ke bawah sehingga merek yang di daftar paten Indonesia terlihat kurang berkarakter. Padahal kedua pasar ini tidak mudah digabungkan.

Saat Anda ingin mengejar segmen target kelas atas, Anda harus berani menetapkan harga tinggi didukung dengan kualitas yang memadai. Sebaliknya, ketika menyasar segmen pasar yang sangat kritis untuk memperoleh harga murah, tawarkan produk Anda dengan harga murah tetapi kualitasnya sedikit diturunkan. Bila Anda berusaha untuk masuk ke tengah – tengah, diperlukan kejelian lebih saat memilih nama merek di daftar paten merek karena target pasar kelas atas biasanya gengsi membeli barang yang murah karena sudah terbiasa dengan brand bermerek. Di sisi lain, kelas menengah ke bawah biasanya mencari merek biasa yang penting harganya murah.

Jadi, Anda harus menentukan siapa pasar Anda. Dari sini promosi akan lebih mudah dilanjutkan dan meningkatkan nilai tambah produk dibandingkan kompetitor. Memang setiap pengusaha ingin agar produknya dipuji dan dibicarakan oleh banyak orang. Namun bagaimana produk itu akan dibicarakan jika tidak ada yang tahu atau kenal produknya. Cara umum yang banyak dilakukan oleh para pelaku usaha adalah melalui teknik promosi. Promosi yang dilakukan pun tidak sembarangan tetapi yang tepat sasaran. Pilihlah orang – orang memiliki pengaruh di kelompoknya untuk memperkenalkan produk Anda. Bila perlu, beri sampel gratis dan ajak mereka mencoba produk Anda.

Jika mereka menyukainya, maka produk Anda akan dikenal luas dengan mudah. Anda juga perlu mengadakan event khusus untuk memperkenalkan nama brand yang Anda bangun. Flyter, kartu nama, dan spanduk juga termasuk sarana promosi yang tepat. Anda dapat membangun image brand terhadap produk yang dikembangkan kemanapun Anda melangkah misalnya stiker yang ditempelkan di kendaraan, T-Shirt, Tas, cat mobil. Sederhananya, kemanapun Anda bergerak, brand yang sedang dibangun juga ikut bergerak mengiringi langkah Anda.

Bila perlu, Anda dapat mendompleng popularitas produk lainnya. Cara ini cukup mudah untuk membuat produk Anda cepat diminati oleh konsumen. Caranya, buat produk Anda digunakan oleh public figure atau selebriti saat event sosial atau acara pesta. Biasanya sesuatu yang dipakai oleh public figure akan langsung diperhatikan oleh banyak orang. Di situlah kesempatan Anda memperkenalkan brand dan membangun brand image. Bahkan cara ini jauh lebih efektif dibandingkan hanya sekedar memajang produk di rak etalase toko. Produk dengan brand yang baru biasanya belum dikenal oleh banyak orang.

strategi membangun brand

Oleh sebab itu, pada saat meluncurkan produk ke pasaran, Anda sebaiknya menjelaskan kepada para calon customer secara detail mengenai produk tersebut mulai dari proses pembuatan, bahan baku, dan manfaatnya. Selain itu jelaskan pula keunikan dan keunggulan yang ditawarkan oleh produk tersebut. Untuk mengoptimalkan strategi membangun brand yang sudah dilakukan, Anda juga perlu bekerjasama dengan media. Media memiliki peranan yang sangat besar untuk memberikan pengaruh bagi masyarakat. Kirimkan press release dan contoh produk ke media atau berikan undangan agar menghadiri acara peluncuran produk.

Bahkan Anda juga dapat memberikan beberapa produk untuk mendapatkan review dari media. Ikuti pula program kerjasama atau afiliasi dengan brand atau produk lain. Contohnya jika ada konsumen yang membeli produk Anda, konsumen tersebut juga akan memperoleh diskon untuk produk dari brand lainnya. Bergabunglah di berbagai event dan tawarkan untuk menjadi sponsor. Semakin sering Anda mengikuti event, maka brand Anda juga akan semakin cepat dikenal. Jika kesulitan bergabung di event, Anda dapat mengadakan event sendiri dengan bekerjasama bersama dengan brand lain. Contohnya jika produk Anda adalah fashion, Anda dapat mengadakan program event fashion show. Atau jika produk berupa perlengkapan bayi, Anda dapat mengadakan lomba foto bayi, bayi sehat, dll. Menguasai dasar hukum hak merek juga diperlukan untuk memastikan bahwa merek atau brand yang Anda bangun nantinya tidak akan diklaim oleh orang lain.

    Chat WA