Tata Cara Permohonan Pendaftaran Merek Dagang

Tata Cara Permohonan Pendaftaran Merek Dagang Penting Untuk Diketahui. Terutama Bagi Anda Yang Memiliki Suatu Produk Yang Akan Dipasarkan. Mengingat, Manfaat Dari mendaftarkan merek tidak hanya bisa menjadi salah satu strategi branding produk itu sendiri. Pendaftaran merek juga bisa menjadi asuransi perlindungan bagi produk Anda agar tidak ditiru oleh pesaing bisnis lain. Dalam pelaksanannya, pendaftaran merek dagang ini dilakukan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual atau yang sering disingkat menjadi Ditjen HKI. Pendaftaran merek agang ke Ditjen HKI ini bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Tata cara permohonan pendaftaran merek dagang

Pertama, pendaftaran bisa dilakukan secara manual (non elektronik). Dan, cara kedua adalah dengan daftar merek haki online. Pendaftaran merek dagang secara online, bisa dilakukan melalui portal resmi dari Ditjen HKI dengan link url dgi.go.id. Disini, Anda tidak hanya bisa mendaftarkan merek dagang yang dimiliki. Di portal tersebut Anda juga bisa mendapatkan informasi seutar hak merek, hak paten, hak cipta, dan lain sebagainya. Untuk mengajukan permohonan pendaftaran, Anda bisa masuk ke fitur E-Filing permohonan merek.

Selanjutnya, Anda akan disuguhkan dengan formulir yang harus diisi serta persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan ini biasanya meliputi berkas-berkas berupa bukti pembayaran, fotokopi identitas, materai, surat kuasa jika pengajuan permohonan dikuasakan, NPWP jika status bisnis Anda sudah menjadi badan hukum atau lembaga, dan tentunya formulir yang menjadi point utama dalam pendaftaran merek dagang.

Perlu Anda ketahui, sebelum melangkah ke tahapan tata cara permohonan pendaftaran merek dagang,

mengecek merek dagang pun wajib dilakukan. Baik mengecek merek yang sudah terdaftar dan merek yang masih dalam proses pendaftaran penting untuk dilakukan. Pengecekan merek terdaftar bisa menjadi referensi bagi Anda yang akan mengajukan permohonan pendaftaran. Selain bisa menjadi bahan pembelajaran dalam embuata merek baru, Anda juga bisa melihat strategi branding dari merek-merek yang kebanyakan sudah sukses dipasaran.

daftar merek haki online

Selain itu, pengecekan merek juga bisa membantu Anda menghindari pengajuan merek dagang yang memiliki persamaan dengan merek yang terlebih dahulu sudah didaftarkan. Seperti yang sudah diketahui, peraturan perundang-undangan melarang merek berbeda memiliki persamaan. Baik itu persamaan sebagian ataupun secara menyeluruh. Penjelasan selengkapna bisa dilihat di UU no. 15 Tahun 2001 tentang Merek, di Pasal 6 ayat 1 huruf (a) dan (b). Cara pengecekan mereknya sendiri sangatlah mudah. Terlebih lagi dengan adanya fasilitas online yang disediakan oleh Ditjen HKI melalui portal dgi.go.id.

Disitus resmi Ditjen HKI terdapat fitur database yang memuat merek-merek yang sudah terdaftar diseluruh dunia. Anda bisa langsung masuk ke fitur tersebut dan melakukan pengecekkan merek. Dalam proses pengecekan ini, Anda bisa mulai mengecek nama merek yang akan didaftarkan. Jika memungkinkan, Anda juga bisa melakukan pengecekkan merek yang memiliki persamaan dengan Anda.

Pengecekan merek terdaftar

Proses dgip penelusuran merek juga bisa Anda lakukan melalui website resmi Kementrian Hukum dan HAM yang menaungi Ditjen HKI. Ada website Kemehukam, Anda juga bisa mendaatkan daftar merek yang sudah ada melalui email yang tersedia. Penelusuran merek di dgip sendiri bisa juga dilakukan bersama honsultan ki kami. Tab penelusuran sederhana bisa Anda temukan disisi kanan atas. Pada tab tersebut, tersedia pilihan, mulai dari penelusuran hak merek, hak paten, hak cipta, bahkan logo perusahaan sekalipun. Bagi Anda yang sedang dalam proses pendaftaran, url ini juga bisa membantu Anda untuk mengetahui status pengajuan merek Anda.

Seperti yang kita ketahui, tata cara permohonan pendaftaran merek dagang pada akhirnya akan melalui proses pemeriksaan. Proses pemeriksaan ini terbagi ke dalam dua tahapan, yaitu proses pemeriksaan formalitas dan pemeriksaan substantif. Pemeriksaan formalitas dilakukan pada tahapan pemohon melakukan pendaftaran. Formalitas disini adalah memeriksa setiap persyaratan berupa berkas-berkas apakah sudah lengkap atau tidak. Jika sudah, pihak Ditjen HKI akan mengumumkan hasil pemeriksaan tersebut paling lama 3 hari.

Kemudian, proses selanjutnya adalah pemeriksaan substantif yang dilakukan lebih terperinci dan mendalam. Selama proses ini, pemohon diperbolehkan untuk melakukan sanggahan atau keberatan. Jika keberatan itu dibenarkan maka proses pemeriksaan akan diulang hingga pendaftaran merek mencapai keputusan final, diterima ataukah tidak. Jika diterima, pemohon akan mendapat Sertifikat Merek dari Ditjen HKI dan jika tidak diterima maka semua berkas-berkas akan dikembalikan.

    Chat WA