Undang Undang Hak Merek

Undang undang hak merek menjadi payung hukum bagi para pemilik merek produk atau jasa yang ingin menggunakan sebuah merek, memberikan lisensinya ke pihak lain. Merek merupakan sebuah tanda yang bisa berupa gambar, kata, huruf, nama, angka, susunan atau kombinasi dari semuanya yang dipakai dalam aktivitas perdagangan baik dalam bentuk produk barang maupun jasa. Sebuah merek juga berfungsi sebagai pembeda dari produk atau jasa yang sama.

Kategori Merk yang Dapat Di Daftarkan dan Jangka Waktu Perlindungan Sebuah Merek
Meskipun semua merek dagang bisa didaftarkan oleh siapapun, namun ada beberapa kategori yang harus dipenuhi untuk bisa diterima sebagai sebuah merk paten milik Anda, diantaranya adalah :
– Permohonan diajukan dengan dasar itikad yang baik
– Merek yang digunakan tidak bertentangan dengan etika, moral, ketertiban umum serta peraturan undang undang dasar 1945
– Memiliki nilai atau daya pembeda
– Memiliki tanda yang unik dan telah diketahui secara umum
– Menjadi simbol atau keterangan yang berhubungan dengan sebuah barang atau jasa.

Dalam undang undang hak merek terdapat jangka waktu yang ditetapkan untuk perlindungan merek

Perlindungan merek selama 10 tahun, dan bisa diperpanjang kembali satu tahun sebelum jangka waktu perlindungan berakhir.
Sanksi Pidana yang Berhubungan dengan Undang-Undang Hak Merek
Undang undang hak merek dirumuskan dalam undang-undang No. 15 tahun 2001, berikut ini sanksi pidana yang penting untuk diketahui oleh Anda yang mungkin sedang berencana mengajukan perlindungan merek untuk produk dan jasa Anda, diantaranya adalah :
– Undang Undang Merek No. 15 tahun 2001, Pasal 90
Barang siapa yang dengan sengaja serta tanpa hak memakai merek yang sama pada keseluruhan dengan merek yang telah terdaftar sebagai milik pihak yang lain baik untuk produk barang atau jasa yang sama baik untuk diproduksi maupun di perdagangkan, akan terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun atau membayar denda maksimal sebesar Rp. 1 M.
– UU Merek No. 15 tahun 2001, Pasal 91
Intinya berbunyi barang siapa yang memakai merek yang sama pada pokoknya dengan yang sudah terdaftar baik untuk produk barang atau jasa untuk di produksi ataupun diperdagangkan, akan terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun atau membayar denda maksimal Rp. 800 juta.
– Undang Undang Merk No. 15 tahun 2001, Pasal 92 (1)
Intinya berbunyi barang siapa denga sengaja memakai tanda yang mirip pada keseluruhan berdasarkan indikasi geografis milik pihak yang sudah terdaftar baik untuk produksi barang ataupun jasa akan terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun atau membayar denda maksimal Rp. 1 Milyar.
– Undang-Undang No. 15 tahun 2001, Pasar 92 (2)
Intinya berbunyi bahwa barang siapa yang dengan sengaja memakai tanda yang otentik sama pada pokoknya berdasarkan indikasi geografis milik pihak yang sudah memiliki hak merek untuk barang atau jasa yang sejenis akan terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun atau membayar denda maksimal Rp. 800 juta.
– Undang-Undang Merek No. 15 tahun 2001, Pasar 93
Intinya berbunyi bahwa barang siapa yang tanpa hak dan sengaja memakai tanda yang telah dilindungi berdasarkan pada indikasi asal produk barang ataupun jasa, sehingga berpotensi menyesatkan atau memperdaya masyarakat tentang asal dari barang atau jasa tersebut, akan terancam sanksi penjara maksimal 4 tahun atau membayar denda maksimal Rp. 800 juta.
– Undang-Undang No. 15 tahun 2001, Pasar 94
Intinya berbunyi bahwa barang siapa yang menjual barang atau jasa yang diketahui merupakan hasil dari pelanggaran sebagaimana yang dimaksud pada pasal 90,91,92 dan 93 akan terancam penjara maksimal 1 tahun atau membayar denda maksimal Rp. 200 juta.
– Semoga uraian singkat diatas dapat memberikan tambahan informasi yang bermanfaat bagi Anda yang mungkin sedang mencari tahu tentang undang undang hak merek. Lindungi merek anda, hubungi kami segera.

    Chat WA