021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Formulir Pendaftaran HAKI

Patendo membantu Anda dalam pendaftaran merek dengan mudah dan murah tanpa bingung mengisi formulir pendaftaran merek HAKI. Hubungi 0813 8670 6312. Merek merupakan identitas produk yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan. Merek harus memiliki daya pembeda yang berasal dari nama, kata, gambar, angka atau gabungan dari unsur-unsur tersebut.

Pendaftaran merek suatu produk menjadi penting dilakukan di era perdagangan saat ini. Mengapa demikian? Anda sebagai pemilik merek tentu tidak ingin menelan kerugian akibat belum mendaftarkan merek.

form

Kerugian besar bisa saja dialami jika pihak lain memasarkan produk yang mirip atau identik dengan merek Anda. Jika kompetitor menggunakan merek yang mirip maka konsumen akan bingung sehingga terjadi kemungkinan konsumen membeli produk yang salah.

Agar terhindar dari segala kerugian yang mungkin dialami, ada baiknya Anda segera mendaftarkan merek sebelum didaftarkan oleh orang lain.

Tracking pendaftaran merek yang harus Anda lakukan pertama kali adalah membuat permohonan pendaftaran rangkap 2 yang diketik rapi menggunakan bahasa Indonesia. Permohonan tersebut dapat Anda buat dengan mengisi formulir permohonan yang telah tersedia.

formulir

Kategori Barang dalam Formulir Pendaftaran HAKI

Semua jenis barang atau jasa atau usaha memiliki kategori atau klasifikasinya masing-masing. Dalam pendaftaran merek, elemen penting ini tidak boleh dianggap sepele karena kesalahan dalam memasukkan kelas barang dapat mengakibatkan penolakan terhadap pendaftaran merek Anda. Berikut kelas barang, jasa dan usaha yang perlu Anda ketahui:

• Kelas 1

Bahan kimia yang dipakai dalam industri, ilmu pengetahuan dan fotografi, maupun dalam pertanian, perkebunan, dan kehutanan; damar tiruan yang tidak diolah, plastik yang tidak diolah; pupuk; komposisi bahan pemadam api, sediaan pelunak dan pematri; zat-zat kimia untuk mengawetkan makanan; zat-zat penyamak perekat yang dipakai dalam industri.

• Kelas 2

Cat-cat, pernis-pernis; lak-Iak; bahan pencegah karat dan kelapukan kayu; bahan pewarna; pembetsa/pengering; bahan mentah, damar alam; logam dalam bentuk lembaran dan bubuk untuk para pelukis, penata dekor, pencetak dan seniman.

• Kelas 3

Sediaan pemutih dan za t-zat lainnya untuk mencuci; sediaan untuk membersihkan, mengkilapkan, membuang lemak dan menggosok; sabun; wangi-wangian, minyak atsiri; kosmetik, losion rambut; bahan-bahan pemelihara gigi.

• Kelas 4

Minyak-minyak dan lemak-Iemak untuk industri; bahan pelumas; komposisi zat untuk menyerap, membasahi dan mengikat debu; bahan bakar (termasuk larutan hasil penyulingan untuk motor) dan bahan-bahan penerangan; lilin-lilin, sumbu-sumbu.

• Kelas 5

Sediaan hasil farmasi, ilmu kehewanan dan saniter; bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan bayi; plester-plester, bahan-bahan pembalut; bahan-bahan untuk menambal gigi, bahan pembuat gigi palsu; pembasmi kuman; sediaan untuk membasmi binatang perusak, jamur, tumbuh-tumbuhan.

• Kelas 6

Logam-Iogam biasa dan campurannya; bahan bangunan dari logam; bangunan-bangunan dari logam yang dapat diangkut; bahan-bahan dari logam untuk jalan kereta api; kabel dan kawat-kawat dari logam biasa bukan untuk listrik; barang-barang besi, benda-benda kecil dari logam besi; pipa-pipa dan tabung-tabung dari logam; lemari-lemari besi barang-barang dari besi biasa yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lain; semacam bijihbijihan.

• Kelas 7

Mesin-mesin dan mesin-mesin perkakas; motor-motor dan mesin-mesin (kecuali untuk kendaraan darat); kopeling mesin dan komponen transmisi (kecuali untuk kendaraan darat); perkakas pertanian; mesin tetas untuk telur.

• Kelas 8

Alat-alat dan perkakas tangan (dijalankan dengan tangan) ; alat-alat pemotong; pedang; pisau silet

• Kelas 9

Aparat dan instrumen ilmu pengetahuan, pelayaran, geodesi, listrik, fotografi, sinematografi, optik, timbang, ukur, sinyal, pemeriksaan (pengawasan) , penyelamatan dan pendidikan; aparat untuk merekam, mengirim atau mereproduksi suara atau gambar; pembawa data magnetik, disk perekam; mesin-mesin otomat dan mekanisme untuk aparat yang bekerja dengan memasukkan kepingan logam ke dalamnya; mesin kas, mesin hitung, peralatan pengolah data dan komputer; aparat pemadam kebakaran.

• Kelas 10

Aparat dan instrumen pembedahan, pengobatan, kedokteran, kedokteran gigi dan kedokteran hewan, anggota badan, mata dan gigi palsu; bendabenda ortopedik; bahan-bahan untuk penjahitan luka bedah.

• Kelas 11

Aparat/alat untuk keperluan penerangan, pemanasan, penghasil uap, pemasak, pendinginan, pengeringan, penyegaran udara, penyediaan air dan kebersihan.

• Kelas 12

Kendaraan-kendaraan; udara atau air, aparat/alat untuk bergerak di darat.

• Kelas 13

Senjata-senjata api; amunisi-amunisi dan proyektil-proyektil; bahan peledak; kembang api; petasan.

• Kelas 14

Logam-Iogam mulia serta campuran-campurannya dan benda-benda yang dibuat dari logam mulia atau yang dibalut dengan bahan itu, yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lainnya; perhiasan, batu-batu mulia; jam-jam dan instrumen pengukur waktu.

• Kelas 15

Alat-alat musik.

• Kelas 16

Kertas, karton dan barang-barang yang terbuat dari bahan-bahan ini, yang tidak termasuk kelas-kelas lain; barang-barang cetakan; bahan-bahan untuk menjilid buku; potret-potret; alat tulis-menulis perekat untuk keperluan alat tulis-menulis atau rumah tangga alat-alat kesenian kwas untuk cat mesin tik dan keperluan kantor (kecuali perabot kantor); bahan pendidikan dan pengajaran (kecuali aparat-aparat); bahan-bahan plastik untuk pembungkus (yang tidak termasuk kelas-kelas lain), kartu-kartu main; huruf-huruf cetak; klise-klise.

• Kelas 17

Karet, getah-perca, getah, asbes, mika dan barang-barang terbuat dari bahan-bahan tersebut dan tidak termasuk kelas-kelas lain; plastik-plastik yang sudah berbentuk untuk digunakan da la m pembuatan barang; bahan-bahan untuk membungkus, merapatkan dan menyekat; pipa-pipa lentur, bukan dari logam.

• Kelas 18

Kulit dan kulit imitasi, dan barang-barang terbuat dari bahan-bahan ini dan tidak termasuk dalam kelas-kelas lain; kulit-kulit halus binatang, kulit mentah; koper-koper dan tas-tas untuk tamasya; payung hujan, payung matahari dan tongkat-tongkat; cambuk-cambuk, pelana dan peralatan kuda dari kulit.

• Kelas 19

Bahan-bahan bangunan (bukan logam); pipa-pipa kaku bukan dari logam untuk bangunan; aspal, pek, bitumen; bangunan yang dapat dipindah pindah bukan dari logam; monumen-monumen, bukan dari logam.

• Kelas 20

Perabot-perabot rumah, cermin-cermin, bingkai gambar; benda-benda (yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lain) dari kayu, gabus, rumput, buluh, rotan, tanduk, tulang, gading, balein, kulit kerang, amber, kulit mutiara, tanah liat magnesium dan bahan-bahan penggantinya, atau dari plastik.

• Kelas 21

Perkakas dan wadah-wadah untuk rumah tangga atau dapur (bukan dari logam mulia atau yang dilapisi logam mulia) sisir-sisir dan bunga-bunga karang; sikat-sikat (kecuali kwas-kwas); bahan pembuat sikat; benda-benda untuk membersihkan; wol; baja; kaca yang belum atau setengah dikerjakan (kecuali kaca yang dipakai dalam bangunan); gelas-gelas, porselin dan pecah belah dari tembikar yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lain.

• Kelas 22

Tambang, tali, jala-jala, tenda-tenda, tirai, kain terpal, layar-Iayar, sak-sak dan kantong-kantong (yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lain); bahan-bahan pelapis dan pengisi bantal (kecuali dari karet atau plastik); serat-serat kasar untuk pertenunan.

• Kelas 23

Benang-benang untuk tekstil.

• Kelas 24

Tekstil dan barang-barang tekstil, yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lain; kasur tempat tidur dan meja.

• Kelas 25

Pakaian, alas kaki, tutup kepala.

• Kelas 26

Renda-renda dan sulaman-sulaman, pita-pita dan jalinan-jalinan dari pita; kancing-kancing kail dan mata kait, jarum-jarum pentul dan jarum-jarum; bunga-bunga buatan.

• Kelas 27

Karpet-karpet, permadani, keset berbahan anyaman, linoleum dan bahan-bahan lain untuk penutup ubin; hiasan-hiasan gantung dinding (bukan dari tekstil).

• Kelas 28

Mainan-mainan; alat-alat senam dan olah-raga yang tidak termasuk kelas-kelas lain; hiasan pohon natal.

• Kelas 29

Daging, ikan, unggas dan binatang buruan, saripati daging, buah-buahan dan sayuran yang diawetkan, dikeringkan dan dimasak, agar-agar; selai-selai; saus dari buah-buahan; telur, susu dan hasil-hasil produksi susu; minyak dan lemak-Iemak yang dapat dimakan.

• Kelas 30

Kopi, teh, kakao, gula, beras, tapioka, sagu, kopi olahan; tepung dan bahan baku terbuat dari gandum; roti, kue-kue dan kembang gula, minuman es; madu, air gula; ragi bubuk pengembang roti/kue; garam, moster; cuka, saus-saus (bumbu-bumbu) rempah-rempah, es, kecap, tauco, trasi, petis, krupuk, emping. (Pendaftaran merek beras diisikan kelas 30 dalam contoh pengisian formulir pendaftaran merek)

• Kelas 31

Hasil-hasil produksi pertanian, perkebunan, kehutanan dan jenis-jenis gandum yang tidak termasuk dalam kelas-kelas lain; binatang-binatang hidup; buah-buahan dan sayuran segar; benih-benih; tanaman dan bunga-bunga alami; makanan hewan.

• Kelas 32

Bir dan berbagai jenis-jenis bir; air mineral dan air soda dan minuman bukan alkohol lainnya; minuman-minuman dari buah dan perasan buah; sirop-sirop dan sediaan-sediaan lain untuk membuat minuman.

• Kelas 33

Minum-minuman keras (kecuali bir).

• Kelas 34

Tembakau, barang-barang keperluan merokok; korek api.

formulir dagang

Kategori Jasa dalam Contoh Pengisian Formulir Pendaftaran Merek

• Kelas 35

Periklanan; manajemen usaha; administrasi usaha; fungsi-fungsi kantor.

• Kelas 36

Asuransi; urusan keuangan; urusan moneter; urusan tanah dan bangunan.

• Kelas 37

Pembangunan gedung; perbaikan/renovasi; jasa-jasa pemasangan/instalatur.

• Kelas 38

Telekomunikasi.

• Kelas 39

Angkutan; pengemasan dan penyimpanan barang-barang; pengaturan perjalanan.

• Kelas 40

Perawatan bahan-bahan.

• Kelas 41

Pendidikan; pemberian pelatihan; hiburan; kegiatan olah-raga dan kebudayaan.

• Kelas 42

Jasa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dan penelitian dan desain yang berkaitan; jasa untuk analisa dan penelitian di bidang ilmiah dan industri; desain dan pengembangan perangkat keras dan lunak komputer.

• Kelas 43

Penyediaan makanan dan minuman, akomodasi sementara. (Pendaftaran merek kelas 43 tinggal menyesuaikan dengan contoh pengisian formulir pendaftaran merek)

• Kelas 44

Perawatan medis, jasa-jasa pelayanan kedokteran hewan dan pertanian, jasa perawatan untuk manusia dan hewan, pertanian, hortikultural, jasa kehutanan.

• Kelas 45

Jasa-jasa pelayanan hukum, jasa pengamanan untuk perlindungan benda/barang dan individu, jasa perorangan dan sosial untuk memenuhi kebutuhan individu.

Daftar kelas barang dan jasa di atas perlu untuk diperhatikan di samping contoh pengisian formulir pendaftaran merek. Hal ini dikarenakan kesalahan dalam memasukkan kelas barang atau jasa dapat berdampak pada penolakan terhadap permohonan pendaftaran suatu merek.

Maka dari itu perlu perhatian khusus untuk menelaah contoh formulir pendaftaran merek yang sudah diisi tersebut.

formulir merek

Panduan Contoh Pengisian Formulir Pendaftaran Merek

Formulir pendaftaran merek 2017 dapat diunduh melalui website dgip, termasuk juga contoh pengisian formulir pendaftaran merek pada menu Merek, kemudian pilih opsi Formulir. Saat ini Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) juga telah meluncurkan aplikasi pendaftaran merek yaitu KI (Kekayaan Intelektual) online untuk masyarakat Indonesia.

Kehadiran aplikasi ini akan mempermudah masyarakat untuk mendaftarkan sendiri permohonan mereka di mana saja dan kapan saja. Berikut adalah tata cara pengisian formulir setelah sebelumnya dibahas contoh pengisian formulir pendaftaran merek.

• Setelah mendownload formulir pendaftaran merek, Anda akan mendapati kolom tanggal pengajuan, tanggal penerimaan, nomor referensi pemohon dan nomor pemohon di awal formulir (bisa dilihat pada contoh pengisian formulir pendaftaran merek). Cara pengisiannya adalah :

• Tanggal Pengajuan: isilah dengan tanggal Anda mengajukan permohonan tersebut.

• Nomor Referensi Pemohon: diisi dengan nomor surat dari pemohon. Apabila tidak ada, maka tidak perlu diisi.

• Tanggal Penerimaan: tidak perlu diisi karena akan diisi oleh petugas.

• Nomor Permohonan: tidak perlu diisi karena akan diisi oleh petugas.

• Kolom Identitas Pemohon, meliputi: (Lihat contoh pengisian formulir pendaftaran merek)

• Nama: apabila pemohon merupakan perorangan, nama wajib ditulis dengan nama lengkap. Apabila terdapat pemohon lain, maka harus diberikan lampiran.

• Kolom Pilihan: di bawah form nama terdapat beberapa pilihan, sesuaikan dengan merek yang didaftarkan. Kecuali pada pilihan perorangan atau badan hukum, pilih salah satu yang sesuai.

• Kewarganegaraan: diisi dengan kewarganegaraan pemohon apabila permohonan tersebut diajukan secara personal.

• Negara Pendirian: diisi dengan nama negara di mana badan hukum tersebut berdiri apabila yang mengajukan permohonan adalah badan hukum.

Di bawahnya terdapat form alamat, kabupaten/kota, provinsi, tel/fax, email, kode pos, negara. Seluruh form tersebut wajib diisi dengan benar dan hindari kesalahan kecil dalam pengisian formulir pendaftaran merek seperti salah menuliskan ejaan email dan lain sebagainya. Maka perhatikan dengan teliti contoh pengisian formulir pendaftaran merek di atas.

• Kolom Alamat Surat Menyurat

Pada form ini, apabila alamat yang terdapat pada identitas pemohon berbeda, maka harus diisi. Namun apabila alamatnya sama, maka tidak perlu diisi seperti pada contoh pengisian formulir pendaftaran merek sebelumnya.

• Kolom Identitas Kuasa

Anda wajib mengisi form ini apabila permohonan pendaftaran merek dilakukan oleh kuasa hukum Anda. Dalam hal ini, Anda bisa meminta kuasa hukum yang mengisinya agar tidak terjadi kesalahan karena Anda belum paham betul contoh mengisi formulir pendaftaran merek.

• Kolom Klaim Prioritas dan Tipe Merek

Pada kolom klaim prioritas, terdapat kolom tanggal, negara/kantor merek asal dan nomor prioritas. Ketiganya wajib diisi apabila diajukan menggunakan prioritas.

Sedangkan untuk kolom tipe merek, terdapat beberapa pilihan, yaitu merek kata, 3D, logo/lukisan, suara, hologram hingga kata + lukisan/logo. Anda hanya perlu memberi tanda silang (X) pada kolom yang sesuai dengan merek yang didaftarkan. (Lihat contoh pengisian formulir pendaftaran merek)

• Kolom Merek

Pada kolom merek terdapat beberapa pilihan dan kolom yang harus diisi. Apabila merek Anda menggunakan istilah asing, maka harus dijelaskan secara singkat. Anda wajib mengisi unsur warna yang terdapat pada merek yang Anda daftarkan agar nantinya dilakukan proses pengecekan.

Pada bagian label merek, Anda isikan dengan desain merek yang akan didaftarkan lengkap dengan pewarnaannya. Pada beberapa pilihan yang tersedia pada contoh pengisian formulir pendaftaran merek harus disesuaikan dengan kebutuhan pendaftaran merek Anda.

• Kolom Nama dan/atau Deskripsi Merek

Pada kolom nama merek, isi dengan nama merek Anda secara jelas. Pada kolom deskripsi merek, isilah deskripsi dari merek yang Anda daftarkan. Kolom deskripsi hanya wajib diisi apabila merek yang didaftarkan merupakan merek 3D, merek suara ataupun merek hologram.

• Kolom Kelas, Jenis Barang dan/atau Jasa

Di kolom ini Anda bisa membaca terlebih dahulu di situs yang menyediakan informasi klasifikasi pembagian kelas barang atau jasa atau bisa dilihat dalam artikel ini. Pemilihan tersebut haruslah benar, karena apabila terjadi kesalahan dalam pemilihan kelas, maka surat permohonan pendaftaran merek akan ditolak dan wajib diperbaiki.

• Kolom Tanda Tangan

Isi dengan tanda tangan Anda apabila mengajukan secara perorangan atau tanda tangan dari kuasa hukum apabila mengajukan melalui kuasa hukum. Di bawah tanda tangan wajib disertai dengan nama lengkap. Isikan juga tempat dan tanggal tanda tangan tersebut dibuat.

• Lampiran

Dalam permohonan pendaftaran merek, Anda harus melampirkan dokumen-dokumen seperti yang akan disebutkan setelah ini. Pada surat pernyataan permohonan pendaftaran merek bisa diisikan secara personal atau melalui kuasa hukum. Apabila pemohon berasal dari luar negeri, maka surat pernyataan ini wajib dibuat dalam 2 bahasa.

formulir merek hki

Berikut berkas-berkas yang harus dipersiapkan sebagai lampiran dalam contoh pengisian formulir pendaftaran merek:

• Fotokopi KTP dari pemohon bila yang mendaftarkan merupakan perorangan. Apabila pemohon berasal dari luar negeri, maka harus melampirkan fotokopi dari kuasa hukum beserta alamat tempat tinggalnya.

• Etiket merek sebanyak 10 lembar dengan ukuran minimal 2 x 2 cm dan ukuran maksimal 9 x 9 cm dan harus jelas.

• Melampirkan dokumen surat kuasa yang diketik rapi jika Anda mendaftarkan melalui kuasa hukum.

• Apabila permohonan pendaftaran merek merupakan merek kolektif atau merek bersama, maka harus dilampirkan fotokopi peraturan kepemilikan merek bersama.

• Apabila yang mengajukan pendaftaran adalah badan hukum, maka harus melampirkan bukti fotokopi akta pendirian badan hukum yang disahkan oleh notaris.

• Lampiran berupa bukti bahwa merek yang didaftarkan merupakan milik Anda.

• Melampirkan surat bukti tanda pembayaran biaya permohonan sebagai bagian dari tata cara pendaftaran merek.

fromulir merek haki

Tahapan dalam Pendaftaran Merek

Setelah mengetahui contoh pengisian formulir pendaftaran merek, hal yang tak kalah penting untuk dipahami adalah tahapan dalam pendaftaran merek. Ada beberapa tahapan dalam proses pendaftaran merek.

• Tahap Pengisian dan Pendaftaran

Pada tahap pertama, Anda atau kuasa hukum Anda wajib mengisi formulir permohonan pendaftaran merek yang tersedia dalam bahasa Indonesia seperti pada contoh pengisian formulir pendaftaran merek di atas.

Formulir wajib ditandatangani oleh Anda atau kuasa hukum dan ditujukan kepada Menteri Hukum dan HAM. Komponen penting yang harus terlampir bersama formulir pendaftaran adalah label merek.

Ada aturan tertentu dalam mencantumkan label merek. Salah satunya adalah apabila merek tersebut bentuknya 3D, maka pemohon wajib melampirkan bentuk dari merek tersebut. Berbeda lagi dengan merek dalam bentuk suara, maka harus dilampirkan dalam bentuk file rekaman suara asli.

Pada tahap ini juga ada hal yang perlu Anda perhatikan, di antaranya adalah permohonan yang wajib diajukan oleh kuasa hukum. Permohonan pendaftaran merek harus dilakukan oleh kuasa hukum apabila pemohon bukan WNI. Oleh karena itu yang dapat mengajukan permohonan adalah kuasa hukum yang berkedudukan di Indonesia.

• Tahap Pengumuman

Apabila seluruh berkas telah lengkap dan diterima oleh pihak terkait, maka Anda tinggal menunggu pengumuman resminya. Pengumuman terkait pendaftaran atau berita merek akan dimuat dalam Berita Resmi Merek. Perlu diketahui bahwa pengumuman tersebut akan berlangsung dalam jangka waktu 2 bulan.

Pengumuman tersebut akan memuat seluruh merek yang lolos terdaftar dan yang ditolak. Dalam waktu 2 bulan itu pula setiap pihak yang ditolak pendaftaran mereknya dapat mengajukan keberatan secara tertulis. Permohonan keberatan tersebut diketik dengan rapi dan ditujukan kepada Menteri Hukum dan HAM.

Pada permohonan keberatan nantinya akan diberlakukan biaya sesuai dengan aturan yang berlaku. Permohonan tersebut harus berisikan alasan kuat mengapa merek tersebut perlu mendapatkan sertifikasi dari pemerintah.

Dalam permohonan keberatan tersebut juga harus disertai dengan bukti dari permohonan merek yang didaftarkan telah ditolak meskipun telah mengikuti contoh pengisian formulir pendaftaran merek.

• Tahap Penerbitan Sertifikat

Jika Anda telah melakukan tata cara pendaftaran merek dan memenuhi persyaratan secara lengkap serta tidak ada masalah, maka merek yang didaftarkan akan resmi terdaftar di Hukum dan HAM. Pihak terkait nantinya akan memberikan sertifikat resmi dari merek yang telah didaftarkan tersebut.

Sertifikat merek memiliki masa berlaku selama 10 tahun sejak sertifikasi tersebut dikeluarkan. Apabila masa berlakunya telah berakhir, maka pemohon dapat mengajukan permohonan perpanjangan merek lagi.

formulir pendaftaran merek

Jika Anda kesulitan dalam memahami contoh pengisian formulir pendaftaran merek, Anda bisa menghubungi Konsultan Patendo untuk membantu menyelesaikan segala permasalahan Anda. Hubungi segera 0813 8670 6312.

Memahami contoh pengisian formulir pendaftaran merek memang tidak mudah. Akan tetapi pendaftaran merek tetap harus dilakukan segera agar terhindar dari risiko plagiarisme pihak lain.

Bagikan :
There are currently no comments.